Mahasiswa Memiliki Peran Penting Merawat Bhineka Tunggal Ika

Ayo Bagikan:

JAKARTA, MAJALAHGAHARU.COM — Kuliah umum Panglima TNI di UKI diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Pahlawan. Panglima mengaku senang mendapat kesempatan untuk memberikan kuliah umum di beberapa universitas di Indonesia.

“Saya gembira bahwa UKI, Trisakti, UI meminta saya berbicara memberi kuliah umum dalam rangkaian Hari Pahlawan,” ujar Gatot. Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal Gatot Nurmantyo menyerukan pentingnya menjaga bhinneka tunggal ika sebagai kunci dalam menghadapai kompetisi global.

“Untuk menang kita harus merawat kebhinnekatunggalikaan. Karena itu adalah center of gravity,” ujar Gatot dalam kuliah umum yang digelar di Universitas Kristen Indonesia pada Kamis, 17 November 2016.

Gatot mengatakan bangsa Indonesia akan mengalami perpecahan jika keberagaman di Indonesia tidak dijaga. Oleh karena itu, ia mengimbau agar masyarakat tidak mudah terprovokasi dan terpecah belah.Ia juga mengatakan bahwa mahasiswa memiliki peran penting dalam menjaga bhinneka tunggal ika. “Tulang punggung pemersatu bangsa adalah pemuda dan mahasiswa,” ujarnya.dsc_1296

Tentang kondisi bangsa yang sangat kaya sudah barang tentu menjadi incaran bangsa lain. Untuk itu perlu terus ditingkatkan kewaspadaan agar bangsa kita tidak mudah terprovokasi oleh bangsa lain dengan memakai orang Indonesia sendiri. Panglima menuturkan sudah banyak contoh negara lain yang pecah akibat perbedaan seperti Yugoslavia, Rusia dan Sudan.

Untuk itu pesan Panglima jangan sampai Indonesia mengalami hal seperti itu. Bung Karno pernah mengatakan bahwa perjuangannya lebih mudah karena melawan penjajah sedangkan sekarang lebih sulit karena melawan bangsa sendiri, demikian panglima mengutif.

Kuliah yang hampir tiga jam tersebut panglima juga memberikan warning kepada mahasiswa bahwa ancaman narkoba begitu masif dan itu yang akan merusak bangsa untuk itu pemuda/mahsiswa harus terus mewaspadai jangan sampai terjerat narkoba. Dan pada akhir kuliahnya Panglima TNI Gatot Nurmantya diberikan kenang-kenangan oleh Maruarar Siahaan rektor Universitas Kristen Indonesia.

 

Facebook Comments
Ayo Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *