Dance Ishak Palit Calon Walikota Salatiga Mboten neko-neko

Ayo Bagikan:

SALATIGA, MAJALAHGAHARU.CON-Calon wakil walikota Salatiga, Dance Ishak Palit, dalam ibadah pengutusan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia yang diadakan di aula GPIB Salatiga mengatakan bahwa majunya menjadi calon wakil walikota tak menyangka sama sakali, ‘ Saya awalnya hanya mengawal, eh tak tahunya dari ibu malah dipercaya menjadi calon wakil walikota Salatiga,’ terangnya malam itu.

Dance yang juga mantan ketua Cabang GMKI Tomohon,  ini dalam tagline kampanyenya mboten neko-neko, artinya tidak akan macam-macam .tetapi hanya focus untuk memperbaiki pelayanan untuk masyarakat Salatiga khususnya dibidang birokrasi.

Dance I Palit tengah . Mambe anggota DPD RI dalam acara pengutusan

Bagi mantan ketua DPRD komisi A Kotamadya Salatiga dari partai PDI Perjuangan ini, kalau akhirnya dipercaya maju menjadi calon wakil walikota ini semata ditunjuk dari Tuhan, lantaran semua ini tanpa dipikirkan tapi Tuhan percayakan, ‘Waktu mendapat amanah, kaget juga, namun karena Tuhan sendiri yang memilih, saya tidak akan mengkhianti amanat Tuhan ini,’tandasnya serius.

Ibadah pengutusan yang dilanjutkan diskusi singkat yang menampilkan tiga penelis Dance, Mamberob yang baru saja dilantik menjadi anggota DPD RI dan Theo yang saat ini dipercaya menjadi staf ahli presiden Joko Widodo, masing-masing menyoroti tentang aspirasi politik umat Kristen.

Dance dalam akhir acara menuturkan bahwa perjuangan yang akan dilakukan kalau Tuhan percayakan jika terpilih yakni perbaikan pelayanan masyarakat terutama birokrasi di berbagai bidang.Selanjutnya kota Salatiga perlu meningkatkan pariwisatanya tentu saja hal ini sangat strategi mengingat Salatiga berada di wilayah strategis antara Solo, Semarang dan Magelang.Posisi ini memungkinkan untuk membuat program wisata secara terintegrasi, dengan membuat perjalanan pariwisata yang menghubungkan wilayah-wilayah seperti diatas.

Dalam ibadah pengutusan dan diskusi malam itu hadir beberapa sinior GMKI antaranya Daniel Yusmic, Audy Wuisan, Ketua sinode GMIT dan pengurus cabang GMKI Salatiga, Sementara Pelayan firman pdt yang juga mantan Kecab GMKI Ambon yang mendasari bacaan firman dari Yohanes 21.

Facebook Comments
Ayo Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *