MUKI Menolak Semua Tindakkan melawan Kebhinnekaan

Ayo Bagikan:

JAKARTA, MAJALAHGAHARU.COM — Di gedung pertemuan GPIB Bukit Moria Tebet Jakarta Selatan MUKI sebagai lembaga wadah umat Kristen sebagai organisasi kemasyarakatan yang didirikan oleh individu-individu beragama Kristen dari berbagai latar belakang gereja dan profesi, menggelar sebuah diskusi dengan tema Kebhinnekaan Indonesia yang dihadiri sekitar seratusan orang. Muki dibentuk untuk mewujudkan jalinan kemitraan, persekutuan dan aliansi yang solid, sesama anggota Muki, gereja dan lembaga komunitas Kristen untuk memperjuangkan kepentingan hak dan tanggungjawab umat Kristen dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

MUKI sangat menghargai kebhinnekaan Indonesia yang membudaya dalam bermasyarakat, berbangsa dan berbudaya . Muki sangat berkepentingan dalam menjaga kebhinnekaan Indonesia yang dibangun dalam keragaman, kebersamaan, toleransi dan saling menghargai antara satu dengan yang lainnya. Menjaga Kebhinnekaan sama dengan menjaga ke indonesiaan agar tetap berdiri tegak sebagai negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berlandaskan Pancasila dan undang-undang dasar 1945.

Mencermati situasi kondisi dan keadaan sosial politik Indonesia akhir-akhir ini, MUKI berpedapat kebhinekaan Indonesia sedang mengalami masa-masa yang sulit, kedewasaan sebagai suatu bangsa sedang diuji ketahanannya. Munculnya sikap radikal, kekerasan, pemaksaan kehendak, penggunaan simbol-simbol keagamaan untuk mempengaruhi, mencapai tujuan tertentu telah menimbulkan kekuatiran rusaknya kebhinnekaan yang terpelihara selama ini

Karena itulah diskusi kebhinnekaan Indonesia menjadi penting sebagaimana pendapat narasumber diskusi Mayjend (purn) Wiston P Simanjutak menyatakan bahwa NKRI dan Pancasila itu mengikat kebersamaan dan itu adalah harga mati untuk kita bangsa Indonesia. Demikian juga narasumber lainnya pendeta Albertus Patty jangan sampai karena intoleransi dapat mengganggu kebhinnekaan yang pada akhirnya  akan memecah belah kesatuan dan persatuan bangsa.

Dalam menjaga keragaman dan kebhinnekaan MUKI, menyatakan menolak dan melakukan perlawanan terhadap setiap upaya yang bertujuan merusak kebhinnekaan Indonesia. Mengajak semua warga negara Indonesia untuk menolak semua tindakan dan gerakan yang dapat merusak kebhinnekaan dan memberikan dukungan sepenuhnya kepada pemerintah Indonesia untuk mengambil tindakan tegas kepada setiap orang yang bertujuan merusak Kebhinekaan terang ketua Umum MUKI Djasarmen Purba, SH yang didampingi Sekrteais Jendral Drs. Mawardin Zega, MTh dalam kesempatan itu Mawardin mengatakan bahwa diskusi ini akan diadakan secara berkala, mengingat pentingnya menumbuhkan kembali kesadaran akan kebhinnekaan yang ada.

 

Facebook Comments
Ayo Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *