Rv. Morris Cerullo Ingin Mewariskan Mukjizat ke Banyak Kota dan Bangsa

Ayo Bagikan:

Tangerang, Majalahgaharu.com Tiga hari berturut-turut 26-28 Oktober 2017, Ev Morris Cerullo mengadakan konfrensi dan KKR Mukjizat bertempat di Gereja Christ Catedral di kawasan Gading Serpong, Tangerang Banten. Morris dalam usianya yang sudah menginjak usia 80-an tahun ini tetap semangat dalam memimpin KKR yang dihadiri ribuan jemaat dari berbagai lintas gereja. Menurut Pdt WiPdt

Pdt. Wiryohadi, PS Tony Mulia dkk dalam jumpa Pers tentang KKR kesembuhan Rev Morris Cerullo

hadi dan Tony Mulya waktu berjumpa dengan wartawan mengatakan bahwa kehadiran Morris ini dilatarbelakangi keinginannya untuk mewariskan mukjizat ke banyak kota dan bangsa yang didasarkan atas pengalaman pribadinya mengalami kesembuhan kakiknya secara supranatural.

Dengan pengalaman yang luar biasa itulah Morris Cerullo kembali mengadakan kunjungan ke Indonesia yang waktu itu Morris pernah berkunjung di tahun 28 Oktober 1999 itu. Konfrensi pelayanan Mukjizat kesembuhan dengan tema the year of legacy ini didukung rekan-rekan pelayanan dari Morris cerullo dan tim, yakni terdiri dari hamba Tuhan yang diurapi dan telah melakukan pelayanan tingkat dunia dalam memanisfestasikan Mukjizat kuasa Allah, di antaranya Ps. Gary Whetstone, Morris Masson, Ps. garren Lumoindong, Ps Andreas Nawawi, damn Ps Thony Mulia.

Dalam acara ini Morris berharap melalui acara ini akan muncul kebangkitan dan kegerakan anak-anak muda yang dasyat baik di Banten dan Indonesia pada umumnya.  Harapan inilah yang dari awal Morris ingin sekali berjumpa dengan anak-anak muda. Dalam kunjungannya ke Indonesia selain kota tangerang Morris juga menyambangi beberapa kota lainnya seperti Semarang, Makasar dan Jakarta. Mengingat usianya yang sudah lanjut kemungkinan inilah kunjungan terakhir Morris di Indonesia. Namun jangan kecil hati menurut Wiryohadi di kotanya Morris di Sandieego akan dibangun sebuah gedung yang isinya akan menceritakan perjalanan pelayanan dari Morris dalam melaklukan mukjizat di tempat di mana dia berkunjung.

Morris Cerullo dalam kunjungan mengadakan KKr tahun 1999 bertepatan dengan harus sumpah pemuda yang diadakan di Gelora Bung Karno dan terjadi mukjizat di mana saat melayani KKR terjadi peristiwa yang disebut fenomena awam diatas Gelora Bung Karno, kemudian setelah KKR lahirlah gereja-gereja besar pasca kerusuhan. Morris yang melayani mukjizat kesembuhan dan telah mengubah berjuta-juta umat Tuhan di berbagai negara di seluruh dunia selama tujuh dekade termasuk Indonesia.

Facebook Comments
Ayo Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *