JAPARLIN MARBUN Pilih Pemimpin Daerah yang Terbaik

Ayo Bagikan:

Jakarta, majalahgaharu: Ada tiga kegiatan yang disampaikan Gereja Bethel Indonesia dalam pertemuan kemarin (05/3) di Graha Bethel, Jakarta Pusat. Ketua Umum Sinode GBI (Gereja Bethel Indonesia) Pdt. Dr. Japarlin Marbun melakukan tatap muka dengan sejumlah wartawan media kristiani pada Senin kemarin (15/3) di Graha Bethel, Jakarta Pusat. Japarlin didampingi beberapa pejabat antara lain Pdt. Ferry K. Haurissa, Pdt. Dr, Rubin Adi Abraham, Pdt. Paul R. Widjaja, Pdt. Himawan Leonardo, Pdt. Naftali Untung, M.Th, Pdt. Ir. Suyapto Tandyawasesa, M.Th.

Suasana pertemuan berlangsung akrab dan sangat komunikatif. Japarlin selama menjabat sebagai Ketua Umum Sinode GBI memang dikenal akomodatif terhadap wartawan sebagai bagian dari keterbukaan dan kebutuhan saling berbagi informasi. Tak sungkan Japarlin meminta kepada wartawan untuk menyampaikan informasi langsung apabila ada gereja GBI yang diduga dan dianggap bermasalah, “Tujuannya agar kita dapat memberikan pembinaan yang baik kepada gereja-gereja di lingkungan GBI. GBI harus menjadi berkat dimanapun berada.” Jelas Japarlin.

Selain ingin mengetahui hal-hal yang berkembang di masyarakat, Japarlin melaporkan apa yang telah dilakukan di penghujung masa jabatannya sebagai Ketua Umum GBI. Dua kegiatan Rakernas (rapat kerja nasional) telah dilaksanakan dengan baik di awal tahun 2018, yaitu Rakernas Departemen Pemuda dan Anak di Jakarta dan Departemen Wanita di Makassar, termasuk Rakornas BPD & BPLN – BPH GBI yang diselenggarakan di Sydney, Australia

Agenda selanjutnya di bulan April hingga Juli akan diadakan Sidang Majelis Daerah untuk pemilihan Ketua-ketua yang baru kepengurusan periode berikutnya. Aturan yang berlaku di GBI, sebagai pejabat GBI hanya boleh maksimal dua tahun untuk menjadi Ketua Dewan Pekerja Daerah setingkat provinsi, begitupun dengan jabatan Ketua Umum Sinode GBI, “ya maksimal 2 tahun…tidak bisa lebih, itu peraturan yang ada.” Ketika ditanya apakah akan maju kembali sebagai calon Ketua Sinode, Japarlin hanya menjawab, “Bahwa untuk calon Ketua Sinode diusulkan oleh daerah-daerah.” Japarlin tidak menjawab dengan tegas apakah akan maju kembali untuk jabatan Ketua Umum Sinode periode selanjutnya.

Tetapi, dari beberapa informasi yang berkembang Japarlin Marbun sangat berpeluang dan memiliki potensi yang kuat untuk meneruskan 2 periode sebagai Ketua Umum Sinode GBI. Ketika ditanya apakah sikap GBI terkait tahun politik 2018, Japarlin dengan tegas mengatakan bahwa GBI sebagai organisasi keagamaan tidak akan memihak kepada salah satu calon dalam proses pemilihan nanti. Tetapi sebagai tanggung jawab moral, GBI menghimbau kepada seluruh warga gereja khususnya anggota GBI di kota besar maupun di daerah-daerah untuk memperhatikan 3 hal ini. Yaitu, Pilihlah pemimpin daerah yang terbaik melalui track record setiap calon. Cermati calon yang mampu memajukan daerahnya, dan yang menghargai keberagaman. Pertemuan dituntaskan dengan santap malam bersama.  [RA]

 

Facebook Comments
Ayo Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *