“DN LPRI Dukung Kapolri”

Ayo Bagikan:

 

HYU sapaan Akrab dari Hendrik Yance Udam Ketua Bidang Kebijakan Strategis Dan Pembangunan Nasional DN–LPRI (Dewan Nasional Lembaga Pengawasan Reformasi Indonesia) mengatakan bahwa kami LPRI, Dari Sabang sampai Merauke memberikan dukungan full kepada Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jendral M. Tito Karnavian dalam rangka membasmi teroris di bumi indonesia,
“Kalau ada suara-suara sumbang dari elit-elit politik nasional yang meminta supaya Kapolri diganti, itu berarti kami dapat menduga bahwa merekalah komplotan teroris intelektual yang bersembunyi di balik jubah wakil rakyat dalam naungan partai politik yang dengan sengaja ingin membuat kegaduhan politik menjelang pemilihan presiden 2019 di NKRI.

HYU dengan sangat meminta kepada para elit-elit politik di DPR-RI untuk tidak saling menyalahkan satu sama lain, dalam hal ini menyalahkan institusi Polri apalagi meminta agar supaya Kapolri harus segera di ganti. “Hal tersebut tidak dapat menyelesaikan persoalan bangsa, malah akan menimbulkan persoalan persoalan baru lagi,” jelas tokoh muda nasional asal Papua ini Senin siang (14/05) kepada majalahgaharu.com

Lanjut HYU , “Stop sudah untuk saling menghujat dan membeci sesama anak bangsa tugas kita adalah selamatkan NKRI dari para gerombolan teroris yang hari ini sedang melakukan teror kepada rakyat indonesia. Siapapun dia anak bangsa dalam NKRI bertanggung jawab penuh untuk menjaga NKRI dari perpecahan. para Politisi, Rakyat dan TNI/ Polri harus bersatu, solid dalam memerangi gerombolan teroris yang sedang mengacaukan NKRI.

Sementara itu, Perdana Menteri (PM) Australia Malcolm Turnbull mengutuk terjadinya aksi serangan terhadap 3 gereja di Surabaya, Turnbull mengingatkan tentang ancaman kelompok radikal ISIS. “Serangan di Surabaya, “ menurutnya seperti yang dikutip oleh media The Australian, “Merupakan serangan mengejutkan, pengecut dan kami benar-benar mengutuknya.” “Orang-orang ini adalah yang terburuk dari yang paling buruk. Mereka mengancam bangsa yang beradab, mereka mengancam cara hidup yang beradab. Mereka mengancam keharmonisan dan agama orang. Mereka merendahkan dan memfitnah Islam, seperti (Presiden Joko) Widodo telah sering mengatakan. Kami mengutuk mereka,” tegasnya. “Hati kami tertuju untuk rakyat Indonesia, hari ini saya menulis untuk teman saya yang sangat baik, Presiden Joko Widodo, menyampaikan simpati sepenuh hati kami.” [RA]

Facebook Comments
Ayo Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *