Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin Resmikan Mubes VIII PGPI di GBI Mawar Saron Jakarta

Ayo Bagikan:

Jakarta, majalahgaharu.com – Mubes VIII Persekutuan Gereja-gereja Pentakosta Indonesia (PGPI) yang berlangsung di gedung GBI Mawar Saron, Kelapa Gading Jakarta Utara, dibuka dengan resmi pagi tadi (13/11) oleh Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin. Sebelum pukul gong lima kali, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin  menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Bapak Presiden Joko Widodo. Didampingi Ketua Umum Pengurus Pusat PGPI Pdt. DR. Jacob Nahuway, MA., dan Ketua Panitia Mubes Pdt. Jason Balompapueng, Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin secara resmi membuka Musyawarah Besar (Mubes) VIII Persekutuan Gereja-Gereja Pentakosta Indonesia (PGPI). “Sesuai dengan permintaan Ketua Umum PGPI, Pdt. DR. Jacob Nahuway, saya akan memukul gong ini lima kali, sesuai Pancasila dengan lima sila-nya” ujar Menteri Agama Indonesia yang menjabat sejak 9 Juni 2014 di Kabinet Indonesia Bersatu II dan kembali menjadi menteri di Kabinet Kerja sejak 27 Oktober 2014.

Mengawali sambutannya, Lukman Hakim Saifuddin menyampaikan, “Pertama saya menyampaikan permohonan maaf dari Bapak Presiden, beliau tidak bisa hadir karena dalam waktu yang bersamaan ada tugas yang tidak bisa ditinggalkan. Beliau menyampaikan salam kepada Bapak Ketua Umum PGPI dan seluruh Pengurus Harian PGPI,” ungkapnya. Lukman Hakim Saifuddin memberi apresiasi kepada PGPI dengan 85 anggota Sinode gereja-gereja beraliran Pantekosta. Menurutnya, “PGPI telah sangat membantu pemerintah dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat dan peradaban hidup bersama.”

“Sebagai menteri Agama, sebagai pemerintah, saya menyampaikan terima kasih, apresiasi saya yang sebesar-besarnya kepada PGPI yang tidak menjadikan gereja sebagai rumah ibadah semata, tetapi juga menjadikan gereja sebagai pusat aktifitas sosial, sebagai pusat pengembangan masyarakat yang menjadi faktor penting kita untuk upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, meningkatkan peradaban hidup kita bersama,” ungkapnya pada sepuluh ribu, baik peserta, undangan dan jemaat yang memadati ruang ibadah GBI Mawar Sharon, Kelapa Gading, Jakarta.

“Harapan pemerintah lewat Mubes VIII PGPI betul-betul mampu menggali, membahas, mendiskusikan, memusyawarahkan dan pada akhirnya memutuskan, menyepakati rumusan-rumusan program yang tentu akan ditindaklanjuti oleh semua kita dalam upaya menjadikan gereja sebagai pusat kegiatan dalam meningkatkan kesejahteraan bersama,” ungkapnya lagi.

Mubes yang mengambil tema, “Dalam TUHAN Kita Satu”, dihadiri juga oleh Dirjen Bimbingan Masyarakat Kristen, Bapak Prof. Dr. Thomas Pentury yang sekaligus meresmikan Kantor Sekretariat Pengurus Pusat PGPI. “Ini bukan kantor baru, tapi ini adalah kantor pertama PGPI! Dari sejak 50 tahun yang lalu, PGPI tidak pernah punya kantor. Jadi ini kantor yang pertama,” terang Ketua Umum PP PGPI, Pdt. Jacob Nahuway saat sambutan singkatnya. [RA]

Facebook Comments
Ayo Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *