Rakernas IV Persatuan Wartawan Nasrani (Pewarna) Diadakan di Jawa Timur

Ayo Bagikan:

Malang, majalahgaharu.com – Rapat Kerja Nasional ke IV Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (Pewarna) secara resmi dibuka malam tadi (30/XI). Pembukaan Rakernas dilaksanakan di Grha BIF (Blessed Immanuel Families), di Jalan Mundu, Malang, Jawa Timur. Acara yang berlangsung pada hari Jumat petang tanggal 30 November 2018 itu diawali firman pembuka oleh Ketua Majelis Daerah GPdI (Gereja Pentakosta di Indonesia) Jawa Timur Pdt. Dr. Adi Sujaka, M.Th.

Dalam khotbahnya Pdt. Adi Sujaka mengatakan wartawan harus menuliskan berita yang mengandung unsur kebenaran, serta jauh dari sikap kebencian. Menurutnya, wartawan Kristen itu memiliki persyaratan dasar yaitu harus memberitakan kebenaran. “Sampaikan fakta, lalu sampaikan perkataan dan tulisan yang membangun,” jelasnya. Sebagai organisasi pewarta yang mengusung nama Nasrani, Pdt. Adi Sujaka juga mengingatkan para wartawan untuk meneladani John Calvin dan Carl Barth, di mana karya-karyanya sangat mempegaruhi dunia dengan pesan-pesan mendidik banyak orang.

“Johanes Calvin itu seorang penulis, dan karya teologinya sangat mempengaruhi dunia ini. Jadi tulisan itu sangat mempengaruhi. Maka tulisan Anda haruslah informatif dan memiliki nilai edukatif,” imbuhnya. Secara khusus Dia menyampaikan nilai penting berikutnya yang harus dimiliki Pewarna adalah kemampuan untuk mengasihi orang lain, sebagaimana dikatakan oleh Firman Tuhan. Lebih lanjut, Dia berkata karya jurnalistik memiliki dasar nilai yang bertujuan memberi berkat.

“Ada perkataan, ‘siapa yang menguasai media maka dia akan menguasai negara’. Jurnalistik itu seperti pisau, kalau digunakan untuk keperluan rumah tangga maka akan berguna dengan baik. Tetapi jika digunakan untuk membunuh orang akan berbahaya. Nah penekanannya adalah bagaimana supaya karya wartawan Kristen ini bisa memberkati,” sambung Pdt. Hadi. Di penutup Pdt. Hadi berpesan, wartawan harus selalu merendah dan meminta hikmat Tuhan setiap kali hendak memulai tugas-tugasnya.

Di penutup ia sekali lagi menekankan agar PEWARNA harus memuliakan nama Tuhan dan menjadi berkat dengan menyampaikan pesan kebenaran pada banyak orang. “Apapun beritanya, firman Tuhan mengatakan bahwa harus berkata tentang kebenaran,” begitu ia memaparkan. “seperti terdapat di Kitab Efesus dan Kolose,” tambahnya lagi. Acara itu dihadiri oleh para pengurus dan anggota PEWARNA lintas daerah dan pimpinan pusat organisasi itu.

Ketua Pewarna Jawa Timur Immanuel Yosua, akrab disapa Cak Yo sangat berterima kasih kepada DPP Pewarna yang memberikan kesempatan Jawa Timur sebagai tuan rumah Rakernas IV Pewarna, “Kami akan gunakan momentum ini untuk menggalang jurnalis-jurnalis muda se-Jawa Timur untuk tampil agresif dalam pemberitaan khususnya berita-berita Kekristenan.” Ketua Umum DPP Pewarna Yusuf Mujiono menyebutkan dalam sambutannya, “Ini sebagai bukti bahwa Pewarna tidak hanya ada di Jakarta. Setelah Jawa Barat, Banten, Bali dan Jawa Timur. Pewarna Daerah khususnya Sulawesi Utara, Batam, Sumatera Utara telah siap menggebrak eksistensi jurnalis Nasrani di level nasional mellui program-program yang berjejaring dan berkesinambungan.” Nampak hadir Sekum PGPI Pdt. Dr. Stefanus Hadi Prayitno, M. Th, Perwakilan Pemkot Malang, dan Pemkab Malang, para tokoh gereja utamanya dari GPdI di kota Malang, mitra dan sahabat Pewarna, Garda Mencegah Dan Mengobati GMDM Jatim, serta Yayasan Pelayanan Pekabaran Injil Indonesia (YPPII) turut mengirimkan utusannya.

Usai seremoni pembukaan, peserta Rakernas Pewarna langsung menuju Kota Batu, 15 KM ke arah barat laut kota Malang yang dijadikan sebagai tempat Rakernas yang akan berlangsung Sabtu dan Minggu (01-02/XII). Lokasi Rakernas dipilih Roemah YWI (Roemah Yatim Warga Indonesia) di kota Batu, Jawa Timur. [RA]

Facebook Comments
Ayo Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *