“Selaraskan kepemimpinan Transformasional Dengan Semangat Primordialisme Dalam Mencetak Generasi Milineal Berbasis STEM di ITL Trisakti”

Ayo Bagikan:

Jakarta, majalahgaharu.com Pandangan primordialisme,lahir dari karakter, sifat, adat istiadat suku maupun etnis,yang tumbuh berkembang di dalam kehidupan Warga Negara Indonesia, semangat primordial ini realitasnya bisa berimplikasi negatif maupun positif,bisa negatif apabila semangat tersebut di manfaatkan oleh kepemimpinan berdasarkan ego kedaerahan saja maka dapat menciptakan kepemimpinan yang eksklusif, tidak mampu beradaptasi, dan bahkan cenderung nepotisme maupun kolusi sehingga sulit berkembang, sedang kan bisa berimplikasi positif, apabila dimanfaatkan oleh kepentingan kepemimpinan kearifan lokal yang terbuka,akuntabel, dan kredibel, demikian dikemukakan Dr.Ir.Tjuk Sukardiman Rektor Institut Transportasi dan Logistik Trisakti saat ditemui di ruang kerjanya, kampus Institut Transportasi dan Logistik Trisakti di kawasan Kebon Nanas, Jakarta Timur, Rabu, 1/5/2019.

” Setiap pemimpin tentunya memiliki karakter pribadi yang di pengaruhi semangat primordialisme,nah jika hal itu di tonjolkan ego kedaerahan saja, maka dia tidak dapat beradaptasi dengan lingkungan yang dipimpinya dan mungkin juga bisa mengalami kegagalan dalam menjalankan visi missi kepemimpinan nya”ungkap Dr Ir Tjuk Sukardiman lulusan Doktoral bidang publik police.

Menurutnya, agar seorang pemimpin bisa menjalankan visi missinya, ia mesti dilengkapi dengan menerapkan model kepemimpinan Transformasional yang ahlakul karimah,mandiri,mawas diri,istiqomah dan tentunya amanah,peduli serta Bertanggungjawab “Untuk itulah,semangat primordialisme yang kodrati itu mesti di selaraskan dengan transformasional agar visi missi kepemimpinannya dapat di dukung semua pihak, hal tersebut juga diterapkan di Institut Transportasi dan Logistik Trisakti ” tutur Dr Ir Tjuk Sukardiman putra ke 6 dari sembilan bersaudara putra seorang guru di Ponorogo yang juga menantu Alm Yahya Hasyim pendiri Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya.

Di Institut Transportasi dan Logistik Trisakti, imbuhnya, telah ditumbuhkembangkan model kepemimpinan yang menyelaraskan semangat primordialisme yang kodrati itu dengan gaya kepemimpinan Transformasional melalui hubungan causal dengan Faktor Faktor utama yakni Ulil Albab(pemimpin berilmu),Bermuhasabah(mawas diri),Istiqomah (konsisten),Syukur, Sabar, Amanah, Peduli dan bertanggungjawab,selain itu juga Di Institut Transportasi Logistik telah diterapkan ikon strategis yakni Tripel (,Three) code of conduct yakni: pertama: Kode etik, kepeduliaan situasi, Integritas. Kedua: komitmen yang kuat, kecepatan merespon dan kecepatan berperan aktif, Sedangkan yg ketiga adalah: kreatif, inovatif dan produktif.

“Nah itu semua kami rumuskan dalam Transformasional Leadership & Management yang konstruktif,fundamental dan komprehensif, kesemuanya ini dapat berjalan dan diwujudkan dengan keiklasan, inilah kunci implementatif visi missi kepemimpinan di Institut Transportasi dan Logistik Trisakti dalam mencetak Generasi Milineal Berbasis STEM (Scientific, Technology, Engineering dan Mathematics),” tutur,Dr Ir Tjuk Sukardiman.

Facebook Comments
Ayo Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *