Pdt Manuel Raintung MTh. : Makna Kebangkitan adalah Gereja Harus Esa

Ayo Bagikan:

Jakarta, majalahgaharu.com – Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia Wilayah (PGIW) DKI Jakarta menyelenggarakan Perayaan Paskah dengan tema: Kuasa KebangkitanNya Menjadikan Kita Hamba Kebenaran, Senin (6/05/3019) bertempat di Gereja Isa Almasih Rajawali (GIA Rajawali) di Jalan Rajawali Selatan XII, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Pembina Bimbingan Masyarakat Kristen Provinsi DKI Jakarta Lisa Mulyati turut hadir dan dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada MPH PGIW DKI Jakarta yang selalu mengundangnya dalam setiap acara yang diselenggarakan. “Dalam kesempatan ini, saya ingin mengajak kita semua mengisi kemenangan yang Tuhan berikan,” tuturnya. Dikatakan PGIW DKI adalah mitra dari Pembimas Kristen. Bahwa PGIW memang lembaga aras gereja tertua dan terbesar. Oleh karena itu, PGIW DKI harus bisa menjadi teladan dan memberi contoh terhadap lembaga aras lain. Di Jakarta sendiri ada 7 lembaga aras gereja. Tantangannya adalah bagaimana kita bisa bersatu memelihara persatuan dan kedamaian di Provinsi DKI Jakarta. Ditambahkan Lisa Mulyati bahwa baru saja kita semua selesai melaksanakan Pilpres dan Pileg dan mengingatkan bahwa tidak tahu apa yang terjadi ke depan. Oleh karena itu, ajaknya mari kita sama-sama mendoakan kedamaian dan kelangsungan Indonesia.

Sementara Ketua Umum MPH PGIW DKI Jakarta Pdt Manuel Raintung MTh dalam sambutannya mengingatkan pentingnya menuju keesaan gereja. Sebab Paskah artinya merayakan kemenangan yang sudah pasti. Banyak orang-orang merayakan kemenangan di luar sana tapi tidak pasti, tetapi kemenangan kita adalah sesuatu pasti. PGIW DKI Jakarta mengucapkan terimakasih kepada Gereja Isa Almasih Rajawali Kemayoran Jakarta yang sudah bersedia menjadi tuan rumah, demikian juga kepada seluruh pengisi acara dalam perayaan Paskah PGIW DKI Jakarta. Tak lupa juga kepada Persekutuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI) sebagai mitra dari PGIW DKI Jakarta.

Disampaikan Raintung bahwa hingga kini PGIW DKI Jakarta sudah beranggotakan 66 anggota gereja. Tidak mudah untuk mempersatukan berbagai gereja anggota sebanyak itu. Namun dalam kegerakan keesaan bersama PGIW DKI Jakarta semua harus bersatu atas asas saling menerima dan menghormati gereja yang berbeda. “PGIW DKI Jakarta selalu berkomitmen bergerak, bersaksi dan ujungnya bersatu. Dalam kegerakan kesaksian kita harus mengedepankan sikap gerejawi saling mengakui dan menerima. Itu disebut dalam dokumen gereja,” tandasnya. Memang tidak menuju keesaan atau kesatuan tidak mudah, kuasa kebangkitanNya itu harus dengan kebesaran kasih. Implementasinya adalah saling melayani dan menerima, apalagi bulan Mei ini adalah bulan oikumene sehingga dibulan ini rutin dilakukan pertukaran mimbar anggota gereja di bawah PGIW DKI Jakarta. Oleh karena itu, kata Raintung Kebangkitan Kristus harus bisa memampukan kita sebab makna kebangkitan adalah gereja harus esa (bersatu).

Sementara itu mewakili Jemaat GIA Rajawali Pdt Nehemia menyampaikan terimakasih kalau GIA Rajawali sudah dipercaya menjadi tuan rumah Perayaan Paskah PGIW DKI. Biar lewat acara PGIW DKI Jakarta seperti ini bahwa kegerakan oikumene bisa dilakukan secara bersama-sama dalam kebersamaan. “Mari kita bergerak, bersaksi dan bersama,” ujarnya semua yang hadir untuk menjadikannya yel-yel malam itu. Acara ditutup dengan jamuan makan bersama. [RP]

Facebook Comments
Ayo Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *