Hamba Tuhan Bekasi Doakan Murfati Lidianto

Ayo Bagikan:

Bekasi, majalahgaharu.com- Terpilihnya Murfati Lidianto SE., MA, untuk kedua kalinya sebagai legislator Kota Bekasi turut disambut baik oleh masyarakat di Kota Bekasi. Perempuan kelahiran Belitung 26 Januari 1967, ini, berhasil maju kembali melalui Dapil VI, dan dikukuhkan sebagai anggota DPRD Kota Bekasi kembali untuk masa bakti 2019-2024, pada penghujung Agustus lalu (26/08).

Sambutan baik dari masyarakat tersebut diekspresikan melalui ibadah ungkapan syukur, yang diselenggarakan di ruang VIP restoran Fat Fat, kawasan Harapan Indah, Kota Bekasi, Senin malam (02/12/2019).

Murfati kemudian didoakan oleh para hamba Tuhan yang hadir pada malam itu. Mereka mendoakan seraya meminta agar hikmat Tuhan dapat terus mendampinginya selama menjalani tugas legislasi di Kota Bekasi untuk lima tahun ke depan.

Sebelumnya, ibadah syukur pembukaan dipimpin oleh Pdt. Sadikun Lie, hamba Tuhan dari GEPKIN THB, dengan mengusung tema “Bersama Membangun Mewujudkan Kesejahteraan”.

Pdt. Sadikun Lie yang memulai masa pelayanan Gereja Pantekosta Kudus Indonesia di Kota Bekasi sejak tahun 2001 itu mengatakan, terpilihnya Murfati sebagai legislator bisa dibilang sebuah mujizat.

Menurut pengamatannya Pemilu 17 April lalu benar-benar membelah  dukungan politik masyarakat Indonesia menjadi dua bagian, yakni kepada kubu 01 dan 02.

Dirinya menambahkan, di tengah masa perjuangan untuk meraih suara masyarakat, justru terdapat banyak caleg Kristiani yang berguguran saat berlaga di Pileg. Namun, lanjutnya, di tengah kondisi tersebut nama Murfati yang merupakan caleg dari partai Gerakan Indonesia Raya justru berhasil meraih suara untuk kembali maju sebagai legislator.

“Memang saya cek, banyak dari Calon Legislatif dari gereja itu memang tidak berhasil lolos. Dan juga saya meyakini bahwa keterpilihan ibu Murfati itu juga mujizat, karena memang saya tahu ada tantangan yang begitu berat,” ungkapnya dalam sebuah renungan.

Sadikun Lie kemudian menyoroti tentang perpecahan yang sempat mewarnai selama kontestasi Pileg dan Pilpres 2019 berlangsung. Perbedaan pandangan politik, tambahnya, telah memecah masyarakat Indonesia menjadi dua kubu, yakni kubu 01 dan 02. Namun dia mengungkap, masyarakat mesti bersyukur karena peristiwa tersebut tidaklah berlangsung lama, sebab Tuhan telah ikut andil dalam  mendamaikan dua kekuatan politik yang dimaksud.

Kini, tambah Sadikun, tidak ada lagi kubu melainkan semangat dari segenap anak bangsa untuk bersatu membangun negeri. Untuk itu dia meminta kepada setiap pribadi agar terus memelihara semangat persatuan, sebagai bagian dari gaya hidup yang telah dicontohkan oleh Pancasila.

“Tapi hari ini Tuhan membuktikan, bahwa ternyata sekarang ini sudah tidak ada 01 dan 02. Sekarang 1 tambah 2 menjadi 3, Persatuan Indonesia,” imbuh Sadikun Lie.

Acara yang mengusung subtema “Bersama Wakil Rakyat,  Mewujudkan Pembangunan yang Berkesinambungan di Kota Bekasi Menuju SDM Unggul dan Indonesia Maju Berdasarkan Pancasila” itu, kemudian dilanjut dengan sesi dengar aspirasi dari perwakilan masyarakat di daerah Medan Satria dan Bekasi Barat.

Dalam kesempatan itu Murfati Lidianto juga mendengar langsung  masukan dari umat dan hamba Tuhan, di antaranya membahas tentang sulitnya memperoleh perizinan kegiatan peribadatan di Kota Bekasi. Semua aspirasi tersebut kemudian dicatat oleh Murfati untuk kemudian akan ikut disuarakan melalui badan legislatif. (Ron)

Facebook Comments
Ayo Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *