Jakarta Christian Center Resmi Berdiri

Ayo Bagikan:

Jakarta, majalahgaharu.com- Kerinduan umat Kristen di Jakarta untuk mendirikan sebuah Christian Center mulai menemui titik terang. Tempat yang nantinya akan menjadi pendukung pelayanan sekaligus pusat kajian Kekristenan di wilayah Provinsi DKI Jakarta, itu, perlahan mulai terealisasi.

Hal itu ditandai dengan peletakan batu pertama Jakarta Christian Center (JCC) yang dilakukan oleh Sekretaris Jenderal Bimas Kristen Protestan Kementerian Agama RI, Dr. Yan Kristianus Kadang, SE., MM, pada Minggu sore (16/08/2020), di GPdI Filadelfia, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Dalam ibadah yang mengawali prosesi peletakan batu pertama JCC, Yan Kadang mengatakan pihaknya menyambut baik pencanangan JCC meski harus dilakukan di tengah masa sulit karena terimbas pandemi Covid-19.

Dirinya kemudian mengapresiasi atas peranan seluruh elemen Kekristenan selaku mitra kerja Bimas Kristen, yang terus melakukan pembangunan nilai-nilai keagamaan di tengah umat, termasuk yang nantinya akan dilakukan oleh JCC. Menurutya, upaya tersebut menjadi modal penting bagi terbentuknya nilai-nilai sosial di tengah masyarakat.

“Kementerian Agama Republik Indonesia dalam hal ini Direktorat Jenderal Bimas Kristen menyampaikan penghargaan, terima kasih, kepada seluruh pelayan, hamba Tuhan, pimpinan gereja, tokoh masyarakat yang telah menjadi mitra kerja dalam membangun umat dalam iman dan takwa kepada Tuhan,” ucap Yan Kadang.

Usai ibadah, secara simbolis Yan Kristianus Kadang melantik unsur kepengurusan JCC dilanjutkan seremoni peletakan batu pertama kantor JCC, di halaman gedung GPdI Filadelfia. Yan Kadang didampingi oleh Ketua Lembaga Paskah Nasional yang juga menjadi pencetus JCC Pdt. Shephard Supit, Direktur JCC sekaligus Wakil Gembala GPdI Filadelfia Pdt. Jeffry Richer Manopo, Ketua Panitia pembentukan JCC Joss Riung, SE,  serta Kepala Biro Dikmental Pemprov DKI Jakarta. Doa syukur peletakan batu pertama kemudian dipimpin oleh Gembala Sidang GPdI Filadelfia, Pdt. Ny. Manopo-Andries.

Dr. Yan Kristianus Kadang meletakan batu pertama JCC. Foto: Redaksi.

Rangkaian Rally Doa Nasional

Peletakan batu pertama Jakarta Christian Center dilakukan bersamaan dengan kegiatan Doa Syukur Nasional III dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan ke-75 Republik Indonesia. Kepada awak media, Pdt. Shephard Supit mengatakan, sejak 2018 penyelenggaraan doa syukur dilakukan dengan mengambil tempat berbeda yang menjadi simbol kebinekaan Indonesia.

“Ini kaitannya dalam rangka mensyukuri kemerdekaan ke-75 RepubIik Indonesia. Pada tahun 2018 kami lakukan di Tugu Proklamasi, dan pada tahun 2019 kami selenggaakan di Pura yang terletak di Rawamangun. Seharusnya tahun ini diselenggarakan di tempat ibadah perwakilan salah satu agama, dan mungkin di tempat yang lebih luas. Tetapi karena Covid-19, ya kita bersyukur bisa mengangkat GPdI Filadelfia sebagai tuan rumah Doa Syukur Nasional III ini,” kata Shephard.

Shephard lanjut menuturkan, momentum 75 tahun usia Republik Indonesia mesti dimaknai setiap anak bangsa untuk terus berkarya meski berada di tengah situasi pandemi, termasuk dengan cara menjawab kebutuhan umat Kristen di Jakarta akan sebuah pusat pelayanan dan kajian Kekristenan.

 “Sebenarnya upaya ini sudah dilakukan beberapa kali. Tetapi karena ada beberapa kendala dan kesibukan tidak dapat terlaksana dengan baik. Tetapi puji Tuhan justru di tengah pandemi ini ya kita mau melangkah dengan iman saja (membentuk Jakarta Christian Center),” jelasnya.

Unsur Profesi

Pencanangan Jakarta Christian Center juga disambut baik oleh Wakil Gembala GPdI Filadelfia, Pdt. Jeffry Manopo. Di atas tanah seluas 2.000 meter persegi yang digunakan oleh GPdI Filadelfia, gedung Jakarta Christian Center akan didirikan. Jeffry berharap, hadirnya Jakarta Christian Center nantinya akan menjadi contoh bagi daerah-daerah lain di wilayah Timur Indonesia.

“Ke depannya kalau Tuhan berkehendak, ya tempat ini bisa dijadikan bangunan dari Jakarta Christian Center. Mudah-mudahan kehadiran Jakarta dapat menjadi barometer untuk daerah-daerah lain, khususnya di wilayah Indonesia bagian Timur,” ujarnya.

Jeffry menegaskan, kehadiran JCC tidak ditujukan untuk menyaingi lembaga aras gereja.Ia mengungkap, JCC berasal dari kalangan profesional murni dan hamba Tuhan yang terpanggil untuk mendukung pelayanan Kekristenan di Jakarta.

“Tentunya Christian Center ini bukan di bawah naungan aras-aras gereja, tetapi memang mewadahi dari keseluruhan. Penenakannya, kami berasal dari beragam unsur profesi,” jelas Jeffry.

Sementara itu Joss Riung mewakili kalangan profesi yang tergabung di kepengurusan JCC berujar bahwa peran edukasi umat akan menjadi penekanan fungsi dari JCC.

“Bagaimana kita menyebarkan berita-berita kebenaran. Bagi kalangan professional sendiri, kehadiran JCC ini juga hendaknya menjadi wadah untuk mengedukasi umat, serta memberikan masukan ataupun pandangan yang bisa memberkati banyak orang,” tegas Joss Riung.

Facebook Comments
Ayo Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *