KH Achmad Muawiq Figur Penjaga Keberagaman Pilihan PEWARNA

Ayo Bagikan:

Tangsel-KH Achmad Muwafiq atau biasa disapa Gus Muwafiq merupakan seorang kyai atau tokoh agama yang kiprahnya bersama Nahdlatul Ulama (NU) sangat di rasakan bagaimana melalui Islam Nusantara selalu mengajak agar saling mempedulikan budaya dan selalu menjaga keberagaman.

Gus Muawiq yang setiap ceramah maupun orasinya membawa damai dan sejuk bagi kehidupan berbangsa yang beragaman tentu harus didukung dan diberikan tempat selebar-lebarnya untuk kiprahnya dalam menjaga dan merawat keberagaman yang ada melalui basic ajaran agamanya.

Berangkat dari situlah kalau akhirnya Pewarna memberikan apresiasi kepada sosok kyai yang selalu segar dalam memaparkan materi-materi ceramahnya.

Gus Muwafiq dikenal sebagai tokoh dan ulama NU dianugerahi figur penjaga kebhinnekaan, sekalipun malam itu tak bisa hadir secara langsung namun melaui zoom diberikan kesempatan untuk memberikan orasi kebangsaan. Kemudian Penghargaan diserahkan di Swiss-Belhotel Intermark BSD Serpong Jumat 30 Oktober 2020 diwakili salah satu tokoh muda Muhamad Guntur Romli serta PCNU serta Banser di Tangsel.

Dalam orasinya secara langsung melalui zoom dari Yogyakarta, Gus Muwafiq menekankan kebhinnekaan merupakan karakter asli dari bangsa Indonesia.

“Keragaman adalah kekayaan dan anugerah dari Tuhan untuk bangsa Indonesia yang dari dulu sudah memiliki karakter kebhinnekaan, mari kita jaga bersama, Indonesia bangsa besar karena keragaman itu” kata Gus Muwafiq.

Dalam upaya mengaja keberagaman Gus Muwafiq mencontohkan film Upin Ipin di mana Malaysia dalam menjaga keberagaman dengan memasukan unsur etnis dan suku di Malaysia dengan tokoh-tokoh dari berbagai aneka masyarakat yang ada seperti tokoh India, China, Melayu dan juga dari Indonesia.

Cara-cara seperti ini seharusnya bisa juga digunakan di Indonesia agar anak-anak mengenal secara dekat siapa saja masyarakat yang ada di Indonesia ini. Persoalan perselisihan agama sebetulnya sudah terjadi saat agama Hindu dan Budha, namun demikian justru raja yang berselisih itu besanan. Artinya jangan berselisih antar agama jangan-jangan anak-anak kita sedang jatuh cinta, ujarnya tersenyum.

Tria Adianto wakil walikota Bekasi saat menerima plakat dan piagam dari Yusuf M ketua umum i

Di tempat terpisah media mewawancarai salah satu wakil walikota Bekasi Dr.H. Tri Adhianto Tjahyono, SE, MM mengatakan saya mengucapkan terima kasih kepada Pewarna dan masyarakat Bekasi yang telah memberikan apresiasi kepada saya, apresiasi ini saya akan saya sampaikan kepada masyarakat kota Bekasi.

Karena saya bekerja untuk masyarakat kota Bekasi yang telah di amanahkan ke saya,apa lagi saya mendapatkan apresiasi sebagai Figur Birokrat Penjaga Keberagaman mari kita menjaga NKRI dan bhinneka tunggal Ika.pungkas tri sebelum meninggal acara.

Sementara Rahayu Saraswati sebagai figur muda inspiratif dalam sambutannya merasa penghargaan Pewarna itu tidak hanya untuk pribadinya tetapi bagi kekuatan muda Indonesia.

“Saya merasa terhormat menerima penghargaan ini mewakili kekuatan muda Indonesia, karena kita baru saja merayakan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2020 yang mengingatkan kita peran pemuda mendirikan bangsa ini,” kata keponakan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Secara terpisah kembali awak media mewawancarai  Alida Guyer ketua umum Careteker Parkindo 45 yang salah satu masuk nominasi sebagai sahabat pewarna,saya baru pertama kali mengikuti acara ini dan saya sangat Bangga walaupun saya mendapatkan nominasi sebagai sahabat pewarna saya mengucapkan kepada ketua umum Pewarna Indonesia Yusuf Mujiono dan teman-teman yang lain, mudah-mudahan saya bisa menjadi sahabat pewarna yang sejati dan saya akan mengundang pewarna untuk hadir dalam kongres parkinda 45,ungkap Alida yang juga salah satu pengusaha ini.

Dalam sambutannya Yusuf Mujiono mengatakan pemilihan tokoh tersebut berdasarkan 2 mekanisme: penilaian oleh dewan juri dan polling dari masyarakat.

“Tokoh-tokoh yang meraih penghargaan dipilih berdasarkan dua mekanisme, pertama penilaian oleh dewan juri dan kedua masukan dari masyarakat melalui polling,” kata Yusuf.

Acara Penghargaan merupakan acara rutin yang diberikan oleh Pewarna Indonesia, untuk tahun 2020 sudah memasuki acara yang keempat kali, ungkapnya tuntas.

Facebook Comments
Ayo Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *