Hadapi Era Revolusi Industri 4.0, Dokter Harus Terbuka Atas Perubahan

Ayo Bagikan:

Majalahgaharu-Medan-Menghadapi Revolusi Industri 4.0 para dokter harus terbuka atas perubahan dalam menjalankan tugas dan profesinya. Sebagai seorang dokter tidak boleh kurang update atas kemajuan ilmu dan teknologi.

“Terbuka atas perubahan kemajuan teknologi. Semaju-majunya teknologi, sentuhan kemanusiaan (human touch) tidak akan bisa tergantikan sampai kapan pun. Tetap mempergunakan profesinya bagi kemuliaan nama Tuhan”, kata Pdt Calvin Bangun dari Gereja Reformed Injili Indonesia Jakarta pada ibadah bulanan Persekutuan Alumni Kebaktian Mahasiswa Kristen Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Sumatra Utara yang digelar melalui virtual online zoom, Minggu (21/3).

Dengan mengusung tema Dokter Kristen dan REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Pdt Calvin mengajak para dokter harus terbuka atas perubahan dan kemajuan teknologi menghadapi Revolusi Industri 4.0.

Di tempat yang sama Ketua Persekutuan Alumni Kebaktian Mahasiswa Kristen Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Sumatra Utara drg Esther RBS berharap pelayanan Persekutuan Alumni KMK FKG USU semakin berdampak positif dan menjadi berkat dari waktu ke waktu.

“Semoga pelayanan yang terdiri dari komisi Pembinaan, komisi skill dan knowledge serta komisi pekabaran Injil dan pengabdian masyarakat dan beberapa komisi lainnya dapat menggarami dan menerangi dunia alumni khususnya dokter gigi Kristen. Tentunya juga akan berdampak bagi pelayanannya kesehatan masyarakat pada umumnya”, harapnya.

Dalam kesempatan tersebut drg Esther menjelaskan dalam rangkaian ibadah tersebut juga diadakan peluncuran launching logo pelayanan yang baru.

“Simbolisasi warna lingkaran merah bermakna darah Kristus yang telah menebus, menyucikan dan mengangkat kita dari dosa dan ketidaklayakan kita. Salib berwarna putih memaknai hidup kita sebagai alumni senantiasa berpusatkan Kristus semakin disucikan dari waktu ke waktu”, jelasnya.

Sedangkan lingkaran sebagai bentuk dasar berlogo memaknai dokter gigi Kristen seluruh angkatan harus selalu saling mendukung dan menyempurnakan untuk tetap setia dalam iman, adanya kontiniutas berkesenambungan pelayanan yang merupakan satu kesatuan. Warna Ungu memiliki makna Persekutuan Alumni KMK FKG USU tetap berada dalam lingkup PDGI namun tetap dinaungi oleh Darah Kristus, tetap harus berpadanan pada Kristus bagaimanapun kondisi profesionalisme kita.

Motto Setia, Profesional dan Memperkenan Allah memiliki makna agar selalu berjuang untuk tetap setia di dunia alumni dalam anugerah Allah, tetap memperlengkapi diri untuk semakin profesional dari waktu ke waktu dalam segala bidang kehidupannya serta selalu berusaha memperkenan Allah dalam dalam segala sesuatunya motivasi hati, sikap hidup dan tingkah laku”, terangnya. (@APL)

Facebook Comments Box
Ayo Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *