Anthonius Dan Sompe, Doktor Lulusan ke-8 dari Prodi Doktor PAK-UKI

Ayo Bagikan:

Majakahgaharu.com, Jakarta – Program Studi Doktor Pendidikan Agama Kristen Universitas Kristen Indonesia (Prodi Doktor PAK-UKI) kembali menggelar Sidang Terbuka Promosi Doktor dengan Promovendus Anthonius Dan Sompe. Sidang Terbuka Promosi Doktor dilaksanakan di Kampus Pascasarjana UKI, Jl. Diponegoro, Salemba, Jakarta Pusat, (Senin/17/2023).

Sidang Terbuka Promosi Doktor kali ini dipimpin oleh Rektor UKI Dr. Dhaniswara. K. Harjono, SH., MH., M.BA, sebagai Ketua Sidang; yang dalam kata pembuka menyatakan bahwa saat ini kampus yang dipimpinnya telah memiliki dua Prodi Doktor di bawah Pascasarjana. Dirinya berharap ke depan UKI dapat melahirkan sejumlah Prodi Doktor lainnya demi menjawab kebutuhan bangsa.

“Untuk jenjang doktor saat ini UKI memiliki dua Program Studi Doktor, yaitu Doktor Pendidikan Agama Kristen dan Doktor Hukum. Tentunya semua berharap universitas yang kita cintai ini akan mampu menyelenggarakan program studi doktor dari ilmu-ilmu lain yang dimilikinya. Dan, biarlah Tuhan berkarya melalui keberadaan civitas akademica UKI, guna terus mempertahankan UKI Unggul,” ujarnya.

Ditambahkannya, bahwa Prodi Doktor Pendidikan Agama Kristen UKI dibuka sejak 12 Agustus tahun 2019 yang lalu, dan prodi ini terus membenahi diri demi meningkatkan mutu akademik yang menjadi beban dan tanggungjawab.

“Itulah sebabnya penyelengaraan sidang promosi doktor hari ini merupakan bukti, sejarah yang berkelanjutan pada studi doktor di kampus UKI setelah tujuh orang doktor Pendidikan Agama Kristen dihasilkan, dan kini ada satu orang kandidat doktor. Marilah kita berdoa kepada Tuhan kiranya tonggak sejarah akan terus untuk berkelanjutan hari demi hari,” tambah Dhaniswara.

Dalam sambutan diawal kegiatan Sidang Terbuka Promosi Doktor tersebut, Direktur Program Pascasarjana UKI, Prof. Dr. dr. Bernadetha Nadeak, M.Pd., PA, mengatakan, bahwa Program Studi Doktor Pendidikan Agama Kristen UKI bersentuhan langsung dengan kebutuhan pekerjaan Tuhan di Indonesia secara umum.

Dalam lingkup pendidikan kegerejaan, Prodi Doktor PAK-UKI juga hadir untuk mempersiapkan dan menghasilkan tenaga pengajar yang andal, dan professional, serta berkualitas di bidangnya. Hal ini berarti keberadaan Prodi Doktor PAK UKI mampu memberikan jawaban atas kebutuhan pendidikan agama Kristen saat ini.

“Dalam dunia yang serba cepat, canggih dan dinamis, menuntut setiap lembaga dalam hal ini Program Pascasarjana UKI untuk dapat mengikuti perkembangan yang ada. Kemajuan teknologi yang terus harus diimbangi dengan kehidupan rohani yang baik menjadi tantangan tersendiri dalam penyelenggaraan setiap program studi yang ada, termasuk Program Studi PAK-UKI di dalamnya,” ujar Bernadetha.

“Harapan ke depan, kiranya prodi DPAK-UKI dapat berperan aktif dalam menghasilkan lulusan dalam bidang pendidikan Kristen yang tidak saja mampu menguasai bidang akademis, namun juga kemampuan entrepreneur yang berkolaborasi atas dasar saling menguntungkan,” tambah Bernadetha Menutup sambutannya.

Sejak tahun 2019 Anthonius Dan Sompe memulai perkuliahannya di Prodi DPAK UKI, dan Lulusan Doktor Teologi dari Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT) ini melakukan penelitian lebih satu tahun untuk disertasi yang berjudul,

“Peran Hati Nurani Pendeta Gereja Masehi Injili Minahasa (GMIM) yang Murni di Hadapan Allah dan Manusia Sesuai Kisah Para Rasul 24:16 Dalam Pelayanannya di Lingkungan Gereja Masehi Injili di Minahasa”. Dibawah bimbingan promotor, Prof. Dr. Ir. Pantjar Simatupang, M.S., dan Ko-Promotor I, Dr. Demsy Jura, M.A., M.Th., M.Pd, serta Ko-Promotor II, Dr. Dirk Roy Kolibu M. Th., akhirnya Sompe maju ke Sidang Terbuka Promosi Doktor PAK UKI pada Senin, 17 Juli 2023.

Selama hampir dua jam Anthonius Dan Sompe mempertahankan disertasinya. Sompe harus menjawab pertanyaan demi pertanyaan yang disampaikan Dewan Penguji yang terdiri dari: Dr. Dhaniswara K. Harjono, SH, MH, MBA, selaku Ketua Sidang yang juga Rektor Universitas Kristen Indonesia; Prof. Dr. Ir. Oktovian. B. A. Sompie, M. Eng. IPU, sebagai Penguji Tamu yang juga Rektor Universitas Sam Ratulangi Manado; para Guru Besar serta Dosen tetap prodi Doktor PAK UKI, yaitu: Prof. Dr. Ir. Pantjar Simatupang, M.S., Prof. Dr. Ir. Kaman Nainggolan, M.S., Prof. Dr. Thomas Pentury, M.Si., Dr. Demsy Jura, M.A., M.Th., M.Pd., dan Dr. Dirk Roy Kolibu M. Th.

Menutup Sidang Terbuka Promosi Doktor atas Promovendus, Anthonius Dan Sampe; Ketua Sidang Dhaniswara K. Harjono kemudian membacakan Berita Acara dan Yudisium. Ketua Sidang menyatakan bahwa Dewan Penguji sepakat menyatakan Promovendus Athonius Dan Sompe lulus dengan nilai 88.25 (A), juga disampaikan bahwa yang bersangkutan lulus dengan IPK 3.97.

Atas kelulusan ini Anthonius Dan Sompe resmi dikukuhkan sebagai doktor ke-10 yang diluluskan UKI, dan menjadi lulusan ke-8 dari Program Studi Doktor Pendidikan Agama Kristen UKI.

Saat ditemui usai rangkaian Sidang Terbuka Promosi Doktor, Anthonius Dan Sompe mengungkapkan apa yang menjadi penelitiannya diharapkan dapat menjadi kontribusi bagi kehidupan gerejawi di Tanah Air.

“Sehingga kontribusi yang diharapkan dari sini adalah supaya betul-betul kita sebagai gereja, institusi, dan sebagai personal dapat betul-betul melayani Tuhan dengan segenap hati, dapat beribadah kepada Tuhan dengan segenap hati. Dan betul-betul dapat melihat bagaimana tantangan pergumulan yang berkaitan dengan hati nurani, yang memang harus diatasi oleh gereja baik secara personal maupun secara institusi,” ujar Anthonius.

Dirinya juga menambahkan, penelitian yang sudah dilakukannya dapat berguna bagi dunia pendidikan. Secara khusus agar pendidikan yang dilaksanakan tidak hanya berorientasi kepada aspek intelektual, keterampilan, tetapi juga berorientasi kepada aspek pelayanan yang benar-benar dilakukan dari hati nurani.

“Sehingga pelayanan dengan hati nurani melihat bahwa hati itu adalah komunikasi yang disiapkan Allah, untuk dapat berbicara dengan Allah. Sehingga kita bisa memakai hati nurani itu sebagai pedoman dalam pelayanan, karena kita mengakui Allah juga berbicara melalui suara hati kita,” tutup pria yang berprofesi sebagai Pendeta di GMIM ini.

Anthonius Dan Sompe dilahirkan di Tondano, Sulawesi Utara, 16 Februari 1966. Dirinya menamatkan pendidikan strata 1 di Fakultas Teologi Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT), tahun 1992, dan menyelesaikan studi di Magister Teologi di kampus yang sama pada tahun 2006. Sebelum menempuh studi Doktoral PAK di UKI, Jakarta, pria yang dikaruniai 3 orang anak ini juga merampungkan studi doktoral teologinya di UKIT, tahun 2019. (Humas UKI/Ron)

Facebook Comments Box
Ayo Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Pdt Gomar Gultom Ketua Umum PGI Tidak Ada Kasus di Al Zaytun

Thu Jul 20 , 2023
Majalahgaharu.com Indramayu Pondok Pesantren Al Zaytun Indramayu pimpinan Syaykh Al Zaitun Prof. Abdussalam Rasyidi  Panji Gumilang kembali menggelar perayaan 1 Syuro atau 1 Muharam 1444 Hijriah dengan Mengangkat tema “Toleransi dan Perdamaian untuk Persatuan, Menuju Kebangkitan Kembali Indonesia Raya di gelar di Masjid Rahmatan Lil Alamin Indramayu 19 Juli 2023. […]

You May Like