Pompes Al Zaytun Indramayu Berbagi Berkah Ramadhan Kepada Wartawan Nasrani

Ayo Bagikan:

Majalahgaharu Jakarta Pondok Pesantren Mahad Al Zaytun Indramayu, Jawa Barat, dengan semangat kebangsaan, persaudaraan, dan kesetaraan kembali melalukan aksi nyata berbagi di bulan suci Ramadhan. Panji Gumilang pimpinan Pompes Al Zaytun bersama Mahad Al-Zaytun menyalurkan 100 paket sembako kepada Persatuan Wartawan Nasrani (PEWARNA) Indonesia DKI Jakarta dalam rangka Bakti Ramadhan.

Paket tersebut disampaikan di kantor redaksi Majalah Gaharu Kamis, 5 Maret 2026, di Jl. Budhi IX No. 9, RT 1/RW 5, Kebon Jeruk, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta 11530. Penyaluran bantuan ini menjadi simbol kepedulian sosial sekaligus wujud nyata semangat kebinekaan yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia.

Bantuan berkah Ramadhan tersebut diterima langsung oleh jajaran pengurus PEWARNA Indonesia DKI Jakarta yang hadir antaran Johan Sopaheluwakan, Ketua DKI, Suwidodo Sekretaris Daerah (Sekda) DKI, Christianty  Bendahara, Axnes Sukmawati Kabid Pengembangan Media dan Ekonomi Kreatif, Donny B.S. Gultom – OKK DKI
dan N. Gunawan W. – Ketua Divisi Informasi

Dalam suasana penuh kehangatan, para pengurus menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kepedulian yang ditunjukkan oleh Panji Gumilang dan Mahad Al-Zaytun. Bantuan ini dinilai bukan sekadar pemberian bahan kebutuhan pokok, tetapi juga memiliki makna yang lebih luas sebagai simbol persaudaraan lintas iman, solidaritas kemanusiaan, serta penghormatan terhadap nilai kesetaraan.

Momentum Ramadhan menjadi ruang refleksi bersama bahwa bangsa Indonesia dibangun di atas semangat kebersamaan dalam keberagaman. Perbedaan latar belakang agama, budaya, maupun komunitas tidak menjadi penghalang untuk saling peduli dan berbagi. Justru dalam perbedaan itulah nilai kebangsaan Indonesia menemukan kekuatannya.

Pengurus PEWARNA Indonesia menilai bahwa kegiatan bakti sosial seperti ini merupakan

contoh nyata bagaimana nilai Bhinneka Tunggal Ika dapat dihidupi dalam kehidupan sehari-hari. Ketika masyarakat saling membantu tanpa memandang perbedaan, maka semangat persatuan bangsa akan semakin kokoh.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial merupakan bagian penting dari kehidupan berbangsa. Dalam situasi apa pun, kepedulian terhadap sesama harus terus dijaga sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan sosial seluruh elemen masyarakat.

Melalui kegiatan bakti Ramadhan ini diharapkan semakin banyak pihak yang tergerak untuk membangun jembatan persaudaraan, memperkuat semangat kebangsaan, dan menumbuhkan rasa kesetaraan di tengah masyarakat. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting bagi masa depan Indonesia yang damai, adil, dan harmonis.

Kegiatan berlangsung dengan penuh kebersamaan dan ditutup dengan doa bersama, dengan harapan bantuan yang diberikan dapat membawa berkat bagi semua pihak serta memperkuat semangat persaudaraan, kebangsaan, dan kesetaraan di tengah keberagaman bangsa Indonesia.

Kegiatan bakti Ramadhan ini menjadi pengingat bahwa nilai kemanusiaan, persaudaraan, dan kepedulian sosial adalah kekuatan utama bangsa Indonesia. Ketika perbedaan tidak menjadi penghalang untuk saling berbagi, maka semangat kebangsaan dan kesetaraan akan semakin hidup di tengah masyarakat.

Diharapkan aksi sederhana namun penuh makna ini dapat menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk terus menumbuhkan solidaritas, mempererat persaudaraan lintas iman, serta bersama-sama membangun Indonesia yang damai, adil, dan penuh keberkahan bagi semua.

Facebook Comments Box
Ayo Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Senior GMKI Peringati International Women’s Day Melalui Film Invisble Hopes

Sun Mar 8 , 2026
Majalahgaharu Jakarta, 7 Maret 2026 – Perlindungan terhadap perempuan dan anak dalam situasi khusus, terutama narapidana hamil dan anak-anak yang lahir serta dibesarkan di lembaga pemasyarakatan, masih menjadi tantangan dalam sistem hukum dan sosial di Indonesia. Keterbatasan fasilitas, minimnya pendekatan berbasis kepentingan terbaik anak, serta belum optimalnya kebijakan yang implementatif […]

You May Like