Dalam benturan antara ambisi manusia dan kehendak ilahi, narasi Markus 10:42-45 menampilkan sebuah ironi yang mendalam. Ketika Yesus Kristus sedang melangkah menuju Yerusalem untuk menghadapi penyaliban-Nya, para murid justru terjebak dalam perdebatan dangkal mengenai posisi, kekuasaan, dan kemuliaan. Kesepuluh murid lainnya pun turut dikuasai oleh kemarahan yang bersumber dari ambisi […]