Majalahgaharu Cisarua Persekutuan Gereja Gereja Pantekosta di Indonesia (PGPI) pengurus Daerah khusus Jakarta (DKI) menggelar acara kebersamaan ataupun persekutuan bagi anggota gereja yang mendapatkan bantuan dana operasional tempat ibadah (BOTI) yang digelar Senin 28-30 September 2026 di Hotel Seruni Cisarua Bogor.
Mengangkat tema To Be One Togetherness IV acara diawali dengan ibadah yang disampaikan Pdt. Dr. Jason Balompapueng Ketua PGPI DKI yang sekaligus Ketua Umum PGPI Pusat. Kotbah yang didasari dari Lukas 1 ayat 37 yang berbunyi sebab bagi anak-anak Allah tidak ada yang mustahil.
Firman Tuhan ini lanjut Jason bahwa lewat ayat ini ingin mengatakan bagi Allah tidak ada yang tidak bisa, untuk itu Jason mengajak semua anggota PGPI agar tetap berjalan dalam pemahaman iman kepada Allah yang tidak mustahil itu.
Gelar acara To Be One Togetherness IV yang sekaligus merayakan ulang tahun PGPI yang ke 47 tahun ini, merupakan sebuah perjalanan panjang. Di mana para pendahulu atau pempimpin-pemimpin yang membangun PGPI, memperjuangkannya melalui doa dan tetesan airmata.
Maka dari apa yang sudah diteladankan para pemimpin-pemimpin PGPI ketika itu, Jason mengajak agar semua anggota PGPI terus berdoa bahkan berpuasa sungguh sungguh, sehingga semakin menjadi berkat bagi jemaat dan bangsa.
Sikap itu dilakukan karena kita sadar bahwa Allah sebagai sumber pertolongan tidak akan pernah berubah dan kita yakin bahwa Allah juga mampu melakukan hal-hal yang tidak mustahil. Terkait bagaimana Allah yang selalu menepati janjinya itu sudah dicontohkan dari tokoh-tokoh Alkitab, seperti Abraham yang tetap percaya sekalipun usianya sudah tua dan Allah tetap memenuhi janjinya itu, demikian juga dengan kisah Yusuf yang juga dipenuhi janjinya di mana Tuhan memperlihatkan janjinya melalui mimpi-mimpinya.
“Tuhan selalu menepati janji-janjinya, untuk itu saya mengajak gereja terutama aliran pentakosta jangan takut berharap yang besar dan jangan pula takut bermimpi yang besar”, tandas Jason Balompapueng serius.
To Be One Togetherness dihadiri 26 sinode gereja yang bergabung di PGPI. Sedangkan acara tahun ini merupakan acara yang pesertanya paling banyak, ada 646 dan 5 peserta anak-anak. Untuk menyukseskan acara kali ini PGPI mensubsidi biaya cukup signifikan. Kebijakan itu dilakukan semata mendukung adanya persekutuan atau silaturahmi antar sesama anggota PGPI se- DKI Jakarta, terang Paulus Pujianto Ketua panitia yang kesehariannya menggembalakan jemaat GBI Jakarta Pusat.
Hadir dalam acara Dr. Jeane Marie Tulung Dirjen Bimas Kristen Kementerian Agama RI, Pembimas Kristen DKI serta ketua-ketua sinode, para gembala dari anggota PGPI DKI.

