Majalahgaharu Tangerang Selatan, Sekolah Tinggi Teologi (STT) IKAT Jakarta yang juga dikenal sebagai kampus biru Kamis 12 Februari 2026 merayakan Dies Natalis ke-40 di Kampus STT IKAT, Rempoa Bintaro Jakarta Selatan. Dies natalis yang diawali dengan ibadah syukur yang berlangsung penuh sukacita. Perayaan ini menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang institusi tersebut dalam membentuk pemimpin gereja dan melayani masyarakat di mana kotbah disampaikan Prof. Yasonna H Laoly mantan menteri Hukum dan HAM kabinet Joko Widodo .
Mengusung tema “Sungguh-sungguh berusaha untuk menambahkan kepada Iman” (2 Petrus 1:5–7), peringatan empat dekade STT IKAT menegaskan kembali panggilan untuk terus bertumbuh dalam iman, kebajikan, pengetahuan, dan ketekunan di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
Dalam khotbahnya, Yasonna H. Laoly menekankan bahwa STT IKAT telah menunjukkan karya nyata selama empat puluh tahun terakhir. Ia mengapresiasi konsistensi lembaga tersebut dalam menjaga mutu pendidikan teologi sekaligus mendorong agar STT IKAT terus berkiprah secara relevan dan kontekstual.
“STT IKAT sejauh ini sudah berkarya dengan baik. Tantangan zaman semakin besar, tetapi dengan kesungguhan iman dan integritas akademik, saya percaya STT IKAT akan terus memberi kontribusi strategis bagi gereja dan bangsa,” ujarnya.
Dalam perayaan dies natalis ke 40 tahun ini, STT IKAT memberikan apresiasi bagi Dosen Produktif menulis dan menerbitkan buku. Tercatat, sedikitnya 10 buku telah diterbitkan sebagai kontribusi akademik dalam pengembangan teologi dan pendidikan Kristen dan diluncurkan bertepatan saat perayaan dies natalis ke 40 sore itu.
Rektor STT IKAT, Jimmy Lumintang, masih aktif dan produktif dalam menulis buku, menjadi teladan bagi sivitas akademika. Penghargaan kepada para dosen diserahkan oleh Yasonna H. Laoly sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi ilmiah yang terus berlanjut di lingkungan STT IKAT.
Selain penghargaan pada dosen STT IKAT juga memberikan penghargaan kepada sejumlah mitra strategis yang selama ini berkolaborasi dalam berbagai program. Salah satu yang menerima penghargaan adalah Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (PEWARNA Indonesia), yang dinilai berperan aktif dalam mendukung publikasi dan penguatan jejaring pelayanan.
Selain itu penghargaan juga diberikan kepada Yulianus Henock anggota senator Republik Indonesia asal dari Kalimantan Timur. Saat menerima penghargaan, Yulianus sangat terharu tentu sebagai alumni STT IKAT. Dia merasa bangga menjadi mahasiswa STT IKAT terutama saat melihat keteladanan Pak rektor, Jimmy Lumintang. Sebagai pemimpin atau rektor selalu memberikan dorongan dan motivasi setiap mahasiswa dari S1-S-3 selalu mendorong agar mahasiswa maju dan berkembang.
Penghargaan kepada Yulianus Henock diserahkan oleh Dr. Abdon Amtiran salah satu ketua STT IKAT Jakarta.
Suasana perayaan dies natalis ke 40 tahun semakin semarak dengan berbagai ucapan selamat ulang tahun yang ditampilkan melalui slide digital sebagai pengganti karangan bunga. Sejumlah dosen dan mitra menyampaikan doa dan harapan agar STT IKAT semakin berkualitas, berjaya, dan berdampak luas bagi masyarakat dan gereja.
“Dirgahayu STT IKAT ke-40. Semakin diberkati dan menjadi berkat bagi kemajuan gereja dan bangsa,” demikian salah satu pesan yang disampaikan dalam rangkaian acara.
Memasuki usia empat dekade, STT IKAT Jakarta meneguhkan komitmennya untuk terus bertumbuh dalam iman dan karya, memperkuat kualitas akademik, serta menjawab kebutuhan gereja dan bangsa di era perubahan yang dinamis.
Reporter APM
Editor Ym

