Rakerda PD Pewarna Kalteng Gelar Talkshow Transformasi Digital Pendidikan Menuju Indonesia Emas 2045

Ayo Bagikan:

Majalahgaharu Palangkaraya Dalam upaya mendukung kemajuan pendidikan dan mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul menuju Indonesia Emas 2045, Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (PEWARNA INDONESIA) Pengurus Daerah Kalimantan Tengah menggelar talkshow bertajuk

Transformasi Digital Pendidikan Kalimantan Tengah untuk Mempersiapkan Generasi Emas 2045.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis, 22 Oktober 2026, di Aula “Berkah”, Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah. Talkshow ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) V PEWARNA INDONESIA Pengurus Daerah Kalimantan Tengah.

Talkshow menghadirkan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Dr. M. Reza Prabowo, sebagai narasumber utama yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Kepala Balai Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (BTIKP) Kalimantan Tengah, Purwo Janjoko. Sementara itu, Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI dan TVRI hadir sebagai pemanggap dalam diskusi.

Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat umum, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) dan Institut Agama Kristen Negeri (IAKN), hingga para pelajar dari SMAN 2, SMAN 3, dan SMAN 4 Palangka Raya.

Antonius Natan: Transformasi Digital Harus Didukung Semua Elemen Masyarakat

Ketua I Pengurus Pusat PEWARNA INDONESIA, Dr. Antonius Natan, hadir menyampaikan sambutan sekaligus membuka kegiatan talkshow. Dalam pesannya, ia menekankan bahwa transformasi digital di bidang pendidikan menjadi salah satu langkah penting untuk mendorong kemajuan kemampuan peserta didik dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Tengah.

Menurut Antonius, pemanfaatan teknologi dalam proses pendidikan perlu didukung oleh seluruh elemen masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas, baik oleh pelajar di perkotaan maupun di wilayah yang memiliki keterbatasan akses.

“Program digitalisasi pendidikan ini perlu mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat Kalteng,” tegas Antonius.

Ia juga mengangkat nilai sejarah persatuan masyarakat Dayak melalui Deklarasi Tumbang Anoi sebagai inspirasi untuk membangun semangat kebersamaan dalam memajukan pendidikan di Kalimantan Tengah.

Dengan mengutip semangat persatuan tersebut, Antonius menyerukan, “Dayak bersatu untuk kemajuan pendidikan di Kalimantan Tengah.”

Pesan ini menjadi ajakan agar seluruh komponen masyarakat, pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, dan insan pers dapat mengambil bagian dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan melalui pemanfaatan teknologi digital.

Guntur Talajan Ingatkan Pentingnya Pengawasan Penggunaan Teknologi

Sementara itu, Pembina PEWARNA INDONESIA, Dr. Guntur Talajan, mengingatkan bahwa perkembangan teknologi digital harus diimbangi dengan pendampingan, pengawasan, serta pembentukan karakter peserta didik.

Ia menilai teknologi memiliki manfaat besar dalam menghubungkan masyarakat, mempermudah komunikasi, dan memperluas akses terhadap informasi serta pengetahuan. Namun, pemanfaatannya juga harus dilakukan secara bijaksana, terutama oleh anak-anak dan remaja yang masih berada dalam proses pembentukan karakter.

“Teknologi sangat bagus menghubungkan satu dengan yang lain. Jarak menjadi tidak masalah untuk bisa berkomunikasi dan mencari informasi,” jelasnya.

Di sisi lain, Guntur mengingatkan para peserta agar berhati-hati terhadap konten negatif di internet, termasuk situs-situs pornografi yang berpotensi memberikan dampak buruk bagi perkembangan anak dan remaja.

Menurutnya, program digitalisasi pendidikan di Kalimantan Tengah harus menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas peserta didik, bukan sekadar menghadirkan perangkat teknologi di lingkungan sekolah.

Karena itu, keberhasilan transformasi digital perlu ditunjang dengan literasi digital, etika bermedia, pengawasan orang tua dan guru, serta kemampuan peserta didik dalam memilah informasi yang benar dan bermanfaat.

PEWARNA INDONESIA Dorong Peran Nyata Jurnalis dalam Pembangunan Pendidikan

Ketua PEWARNA INDONESIA Pengurus Daerah Kalimantan Tengah dalam keterangannya menyampaikan bahwa penyelenggaraan talkshow tersebut merupakan bentuk kontribusi nyata insan pers dalam mendukung program pembangunan pemerintah pusat dan daerah, khususnya di bidang pendidikan.

Menurutnya, peran wartawan tidak cukup hanya menyampaikan informasi melalui pemberitaan, tetapi juga perlu diwujudkan melalui kegiatan edukatif yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Wartawan tidak hanya membuat berita, tetapi juga harus berbuat aksi nyata untuk kepentingan masyarakat,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, PEWARNA INDONESIA PD Kalimantan Tengah berupaya mempertemukan pemerintah, insan pers, lembaga penyiaran, kalangan akademisi, mahasiswa, dan pelajar dalam ruang diskusi yang membahas tantangan serta peluang transformasi digital pendidikan.

Keterlibatan generasi muda dalam talkshow tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya teknologi digital sebagai sarana pembelajaran, pengembangan kreativitas, dan peningkatan kompetensi untuk menghadapi perubahan zaman.

Menuju Generasi Emas 2045

Transformasi digital pendidikan menjadi salah satu isu penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan. Pemanfaatan teknologi di lingkungan pendidikan perlu diarahkan untuk memperluas akses belajar, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta membangun kemampuan berpikir kritis dan kreatif.

Namun, upaya tersebut juga membutuhkan pemerataan infrastruktur digital, peningkatan kompetensi tenaga pendidik, ketersediaan konten pembelajaran yang berkualitas, serta pendampingan agar peserta didik dapat menggunakan teknologi secara aman dan bertanggung jawab.

Melalui talkshow ini, PEWARNA INDONESIA PD Kalimantan Tengah berharap tumbuh kesadaran bersama bahwa kemajuan pendidikan bukan hanya tanggung jawab pemerintah dan sekolah, melainkan juga membutuhkan dukungan keluarga, masyarakat, media, serta seluruh pemangku kepentingan.

Kegiatan talkshow berakhir pada pukul 12.00 WIB. Diskusi ini menjadi bagian dari rangkaian Rakerda V PEWARNA INDONESIA PD Kalimantan Tengah sekaligus wujud komitmen organisasi dalam mengambil peran aktif mendukung pembangunan daerah melalui edukasi, literasi digital, dan pemberitaan yang konstruktif.

Kegiatan Talkshow didukung Pemerintah Provinsi Kalteng dan Pimpinan OPD serta Para Pihak yang bermitra dengan Pewarna Indonesia.
Persembahan tarian Dadas oleh Sanggar Tari Kahanjak Huang.
Melalui Media Frida Ketua Pewarna Kalteng menyampaikan terima kasih untuk dukungan yang diterima dalam sukseskan kegiatan ini. “Kolaborasi dalam lakukan aksi dan memberi manfaat untuk masyarakat,ujarnya.

PEWARNA INDONESIA PD Kalimantan Tengah berharap sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, insan pers, dan masyarakat dapat terus diperkuat demi melahirkan generasi Kalimantan Tengah yang cerdas, berkarakter, adaptif terhadap teknologi, dan siap berkontribusi dalam mewujudkan Generasi Emas 2045.

Facebook Comments Box
Ayo Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Like