Pewarna gelar konferda Jawa Barat dalam merajut keberagaman lintas agama

Ayo Bagikan:

Bekasi, majalahgaharu.com-Dalam diskusi sebagai rangkaian pembukaan konfrensi daerah (Konferda) Persatuan wartawan Nasrani indonesia (Pewarna) Rabu (28/10), menghadirkan beberapa narasumber dari berbagai lintas agama dan ormas, antaranya  H. Abdul Manan ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) kota Bekasi Abdul Manan  menyampaikan pesan bahwa kota Bekasi sudah menjadi kota yang nyaman bagi warganya. “FKUB beserta pemerintah kota Bekasi dan seluruh tokoh-tokoh umat Beragama terus berupaya membangun komunikasi yang baik”, jelas Abdul Manan.

Menurutnya dikota Bekasi saat ini masyarakatnya sudah semakin cerdas sehingga kerukunan menjadi tujuan dalam bermasyarakat. Untuk menjaga kerukunan dan kedamaian kota butuh peran serta Media yang menyajikan berita-berita yang informatif dan produktif. Media menjadi mitra dalam menyampaikan hasil-hasil pembangunan kota.

Abdul Manan juga memastikan bahwa peran FKUB dalam proses perijinan membangun rumah ibadah transparan dan bisa dipertanggungjawabkan sesuai dengan PB 2 menteri. Bahkan menurutnya Pemerintah Kota bisa menfasilitasi kebutuhan umat dalam membangun rumah ibadahnya.

“Sudah terbukti dikota Bekasi tidak ada lagi pertentangan-pertentangan dari warga kotanya dalam menjalankan kebebasan beribadah’, jelasnya.

Ia berpesan agar kerukunan antar umat beragama di kota Bekasi yang sudah baik berjalan ini tetap di jaga dari pihak-pihak yang ingin merusak kedamaian dikota Bekasi.

Sementara Kesbangpol Kota Bekasi Jaelani menuturkan bicara kerukunan atau keberagaman kota Bekasi mendapatkan penilian yang tinggi sebagai kota toleran, tentu saja ajak Jaelani kondisi ini harus tetap dipertahankan dan sebagai kesbangpol berharap peran Pewarna akan lebih mampu mengemban tugasnya dalam menjaga dan merajut keberagaman khususnya untuk Bekasi dan lebih luas Jawa Barat.

Benny Tunggul , Tim walikota Bekasi untuk percepatan pembangunan mengatakan, jurnalis merupakan pilar ke empat dan para jurnalis diharapkan dapat menyampaikan informasi sebenar-benarnya dengan informasi yang akurat dan tidak berdasarkan asumsi pribadi. Ungkapan ini disampaikan saat menghadiri Konferensi Daerah (Konferda) Pertama Jawa Barat Pewarna Indonesia (28/10) di GBI BICC Hall, Lt.3 Mall Mega Bekasi.

“Sudah sepatutnya para jurnalis khususnya jurnalis yang tergabung dalam pewarna untuk lebih memegang teguh kode etik jurnalis yang berlaku,” tegasnya.

Panitia dan PP bersama para narasumber

Menurut Benny ditengah derasnya arus informasi ke masyarakat maka wartawan harus menjadi bagian Informasi dan berita yang sesuai dengan fakta dan data yang sebenarnya. “Maraknya Hoaks atau berita bohong harus di lawan”, cetusnya.

Benny yang menjadi tim percepatan pembangunan kota Bekasi mengingatkan agar profesionalitas wartawan harus dijaga. Dan perlu juga dilakukan sertifikasi profesi wartawan sesuai dengan ketentuan pemerintah tentangl sertifikasi bagi profesi.

Menurutnya seritifikasi profesi menjadi bagian dari program pemerintah untuk mendorong pembangunan sumber daya manusia yang unggul ditengah persaingan global yang semakin sengit.

Kemudian perwakilan MUI Bekasi yang hadir juga berharap agar kehadiran Pewarna semakin memberi warna dalam merajut keberagaman yang ada. Senada dengan MUI, demikian pula perwakilan dari PGLII DKI juga menunggu kehadiran Pewarna berkiprah di Jawa Barat, “, ini bukan tugas ringan mengingat di Jawa Barat intoleransi masih cukup tinggi, dan ini harus segera di seelsaikan dengan tetap mendukung kerukunan dan kebersamaan”, tukasnya.

Sedangkan Ashiong Munthe ketua Litbang Pewarna bahwa tugas untuk merajut keberagaman harus terus dilakukan, jangankan bicara konteks Indonesia dalam gereja saja keberagaman ini harus tetap terpelihara, jangan sampaik akrena perbedaan doktrin yang satu menganggap lebih superior dengan yang lainnya.

Konferda Jawa Barat di bawah pimpinan Sidang David Napitulu dengan  anggota Endarmoko dan Suhartono akhirnya melalui voting menetapkan Kefas Hervin Devananda menjadi ketua DPD Jawa Barat dengan mandat selama dua minggu membentuk pengurus lengkap, tuntas.

Facebook Comments Box
Ayo Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *