Sherlina Kawilarang Prihatin Jalannya Pemilihan Ketum PGPI

Ayo Bagikan:

Jakarta, majalahgaharu.com – Mencermati kinerja panitia pelaksana Mubes VIII PGPI, Pdt. Dr. Sherlina Kawilarang MBA dan rekan-rekan sepelayanan lintas sinodal gereja se-Jawa Timur menggelar jumpa pers di Pop Hotel, Kelapa Gading Jakarta Utara siang tadi (15/11). Sherlina dan rekan-rekan sepelayanan mempertanyakan proses pelaksanaan sidang pleno pemilihan ketua umum  PGPI 2018-2025, yang disebutnya sebagai banyak kejanggalan. “Seolah-olah Yakub Nahuway sudah ditetapkan sebagai ketua umum sebelum sidang pleno pemilihan, dan dipaksakan petahana untuk menjabat kembali.”

Jumpa Pers Pernyataan Sikap Keprihatinan ini dihadiri oleh perwakilann gereja dan sinode di Jawa Timur antara lain GKPR (Gereja Kristen Pimpinan Rohulkudus), GSJPDI (Gereja Sidang Jemaat Pantekosta Di Indonesia), GTDI (Gereja Tuhan di Indonesia), GTD (Gereja Terang Dunia), GBPI (Gereja Bethel Pantekosta Indonesia), GPdI (Gereja Pantekosta di Indonesia), GBI (Gereja Bethel Indonesia), GKP (Gereja Kristen Pasundan), dll. Perwakilan sinodal gereja yang hadir siang tadi, sepakat mempertanyakan keabsahan terpilihnya ketua umum dan kinerja panitia. Sherlina Kawilarang yang menjadi juru bicara mencoba menengahi keinginan perwakilan sinodal gereja se jawa Timur ini yang hendak menolak hasil Mubes VIII. Kepada wartawan, Sherlina juga minta agar bersabar untuk memberi ruang waktu untuk berpikir, “kami tidak ingin mengeluarkan pernyataan sikap yang bersifat emosional,” jelas Sherlina.

Sementara itu, sebelum jumpa pers kelompok Sherlina Kawilarang. Pihak ketua panita Mubes VIII Pdt. Jason Balompapueng mendampingi ketua umum terpilih Pdt. Dr. Jakub Nahuway juga memberi waktu tanya jawab kepada pers media kristiani. Jakub Nahuway juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan sehingga terpilih secara aklamasi. “Dalam organisasi dimanapun pasti ada pro dan kontra, itulah bagian dari dinamika,” tegas Jakub Nahuway. “Mari bersama kembali membangun PGPI,” ajaknya. Karena ada banyak hal yang akan menajdi prioritas. PGPI di era kepemimpinannya yang lalu telah menambah 8 sinode organisasi gereja baru, dan bersamaan dengan Mubes VIII ini sebuah ruko di Kelapa gading telah diberikan Yakub Nahuway sebagai kantor pusat PGPI, tidak jauh dari lokasi gedung GBI Mawar Saron,  Kelapa Gading, Jakarta Pusat. [RA]

 

Reportase berita Mubes VIII PGPI selengkapnya ada di Majalah Gaharu edisi Desember 2018

Facebook Comments
Ayo Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *