Mengasah Kreativitas DJ Indonesia Melalui Lomba Online DJ SHOOT OUT 2020

Ayo Bagikan:

Tangerang, majalahgaharu.com-Kitting Lee bercerita banyak terkait disc jockey (DJ) saat ditemui jurnalis dikediamanya, Venteen Pro Make Up Artist & Bridal Gading Serpong, Tangerang (24/10/2020). Dia membeberkan bahwa dirinya merupakan salah satu juara disc jockey (DJ) tingkat nasional tahun 1994. Pada masa mudanya, ia memiliki kehidupan glamor pada waktu bekerja di dunia malam.

Pada tahun 1996-1998, Kitting Lee atau yang biasa disapa akrab dengan Kitting ini, memutuskan untuk pensiun sebagai Disc jockey dengan mencoba keberuntungan bermain sinetron di beberapa produksi Herry Topan Intercine, seperti Wiro Sableng, Dendam Dari Liang Kubur, sampai menjadi seorang penyiar kontrak di salah satu radio swasta di wilayah Tangerang.

Sebelum menjadi karyawan tetap, Kitting membuka & mengelola BIZ Mixing DJ Studio di Jakarta selama 21 tahun, yaitu dari tahun 1994 -2015. Kitting bersama teman-temannya membuka DJ School untuk melatih hingga ribuan murid DJ (Disc jockey). Disamping sebagai DJ School, hingga saat ini BIZ Mixing, melakukan penjualan alat-alat DJ hingga penyelenggarakan acara-acara (event organizer).

Dengan kecintaanya terhadap DJ dan berupaya untuk mempertahankan eksistensi DJ, Kitting Lee selaku CEO dari BIZ Mixing, mengadakan lomba online DJ SHOOT OUT 2020 ini.  Kitting Lee menjelaskan bawa “supaya DJ di Indonesia bisa mengasah kreativitas dan tetap produktif di masa pandemi dengan cara mengikuti perkembangan dunia internet, para DJ bisa upload – download video begitu juga merekam gambar dengan kualitas audio yang berkualitas bagus”, paparnya. Kitting prihatin dengan kondisi DJ saat pandemic ini, “ada banyak DJ saat ini kesulitan dan tidak mempunyai pekerjaan, banyak klub malam yang tidak beroperasi yang dampaknya sangat dirasakan oleh kawan-kawan DJ di Indonesia, Disc Jockey harus tetap semangat dan positif”, tambahnya.

Dengan menngandeng sponsori oleh Dua Belibis, Koepoe Koepoe, dan Pioneer DJ, Kitting mengadakan acara DJ SHOOT OUT 2020. Acara ini juga didukung oleh Persatuan Disc Jockey Indonesia. “Sekali lagi Puji Tuhan Yesus serta terima kasih kepada para sponsor dan semua pihak atas kepercayaan yang diberikan ke pada saya, mudah-mudahan ke depannya acara ini bisa rutin, karena lomba ini dibuat secara online (dalam jaringan)” ungkapnya. Nantinya akan dipilih 3 orang pemenang lomba DJ SHOOT OUT 2020, yaitu juara 1, 2 dan juaran 3. “Juri yang akan menilai adalah juri yang handal, terdiri dari DJ/Remixer senior dengan formasi: Jockie Saputra juara 1 DJ Asia Tenggara 1987, Steven Foe salah seorang Juara DJ Indonesia 1986 & Asia Tenggara 1987, Tommy Fans Juara 1 DJ Indonesia 1989, Akhda Juara Pioneer DJ Indonesia 2006 serta ada juga Adam Jagwani, seorang DJ & public figure pemeran Hans di Sinetron/Film si Doel”, papar Kitting.

Kitting berharap para nitizen bisa memberi dukungannya pada acara ini, “Saya juga meminta dukungan dari para netizen untuk menonton dan memberikan komentarnya serta ‘like’ di penampilan peserta lomba DJ SHOOT OUT 2020 ini di channel YouTube KITTING LEE TV, dimana view terbanyak juga akan diberikan hadiah berupa uang tunai dan hadiah dari sponsor”, tegasnya. Untuk informasi lebih lengkap bisa mengakses video pada link http://bit.ly/DJSHOOTOUT2020

Saat sesi wawancara dengan jurnalis, Kitting memberi pesan berpesan “Janganlah memandang rendah profesi DJ (disc jockey), karena mereka adalah pekerja seni, yang menggunakan keterampilannya untuk menghibur melalui karya-karyanya”, tutupnya.

Facebook Comments Box
Ayo Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *