Kisah Tim Panitia Natal Nasional Saat Salurkan Paket Bantuan Korban Bencana Sumatra dan Semeru

Ayo Bagikan:

MajalahGaharu.com – Hanya berselang beberapa waktu peristiwa banjir Sumut, Sumbar dan Semeru (Jatim), Panitia Natal di bawah arahan Maruarar Sirait langsung mengulurkan bantuan ke lokasi berdampak.

Di bawah komando Ketua Harian Pdt. Dr. Jason Balompapueng, MTh tim rombongan berangkat membawakan paket bantuan ke korban banjir lahar gunung Semeru, Jatim. Bantuan senilai 300 juta diberikan dalam bentuk paket sembako langsung disalurkan.

Menurut Ketua PGLPI pembagian bantuan untuk warga kaki gunung Semeru berlangsung lancar dan tertib.

“Warga korban di Semeru menyambut sukacita bantuan sosial dari panitia Natal Nasional. Pembagian berlangsung hingga tengah malam.”

Namun agak berbeda dengan pemberian bantuan di Tapanuli Tengah memiliki tantangan sendiri. Tim yang dipimpin Sekretaris Umum Panitia Natal Nasional Raymond Simarmata mengalami kesulitan untuk mencapai daerah korban bencana.

“Tim kami terbang dari Jakarta menuju Bandara Silangit. Sesampai di Tarutung kami mencoba masuk lewat lintas jalan Tarutung-Sibolga namun terputus di Adionkoting. Jalur tertutup longsor di beberapa titik,” ungkapnya.

Namun tim tidak menyerah, demi mengejar waktu untuk membagikan bantuan sebanyak 1000 paket yang sangat dibutuhkan korban mereka memutar mencoba mencari jalan lain.

“Kami mencoba masuk dari jalur Doloksanggul-Barus. Namun ternyata jalan alternatif ini tertutup dan tidak bisa dilalui karena terputus di Pakkat.”

Pilihan terakhir hanya dengan memutar ke arah Dairi lalu masuk jalur Aceh Singkil melewari Banduamas. Meski terdapat banyak longsoran dibeberapa titik tetapi dengan menempuh waktu yang lama akhirnya bisa tembus.

“Saat tiba di Barus, kami sempat dicegat dipaksa dan mereka meminta kalau bawa bantuan harus diturunkan. Beruntung lewat angkutan dari PLN membawa barang-barang untuk perbaikan. Terpaksa kami disamarkan mengaku rombongan mereka dan akhirnya bisa lolos,” kisahnya.

Dengan susah payah, akhirnya setelah menempuh waktu 17 jam dari Tarutung (waktu normal 2 jam) tim akhirnya memasuki kota Pandan salah satu wilayah paling berdampak dilanda banjir.

“Kami sampai menangis terharu menyaksikan penderitaan korban banjir di sana. Dibantu aparat TNI yang meski rumahnya juga turut tertimpa bencana bantuan akhirnya bisa sampai ke korban. Kedatangan bantuan ini menjadi secercah harapan buat mereka. Mengingat mereka menerima bantuan sampai sekarang masih kerap sedih.”

Meski enggan, tim akhirnya tetap meninggalkan Pandan, Tapteng dengan mengitu jalur kedatangan. Dengan meninggal doa semoga korban bisa tabah dan tetap semangat, sembari berharap pemerintah pusat dan daerah bisa terus memberi bantuan dan membangunkan rumah-rumah warga kehilangan tempat tinggal.

Pemberian bantuan juga diberikan ke warga korban banjir di Medan di bawah koordinator Dr. Juniver Girsang, SH, MH. Wakil sekretaris Panitia Natal Nasional ini mengungkapkan bahwa bantuan disalurkan sangat membantu warga kota Medan.

“Kita menyalurkan bantuan dengan tepat sasaran. Warga Medan sangat berterima kasih dengan uluran tangan Panitia Natal Nasional. Meski tidak separah di Tapteng terutama korban jiwa tapi masyarakat Medan juga untuk daerah tertentu terkepung banjir dan berhari-hari tidak surut. Bantuan kita tentu sangat berdampak bagi mereka.”

Panitia Natal Nasional juga mengirimkan tim untuk membantu korban di Sumatera Barat dan Aceh. Bahkan, kementerian PKP di bawah Maruarar Sirait sudah menjanjikan akan membangun 2.000 rumah dan sumber dana dari donasi.

Facebook Comments Box
Ayo Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Lebih Dari Cukup! MUA Gading Resort Jakarta 13 Desember Sah Tanpa Kuorum Penuh – Paket Satu Calon Menang Total dengan Komitmen Transparansi"

Wed Dec 17 , 2025
Majalahgaharu Jakarta  Udara di Apartemen Gading Resort Residence, Jakarta terasa berbeda pada Jumat, 13 Desember 2025. Setelah bulan-bulan polemik yang membuat pemilik dan penghuni pusing, Musyawarah Umum Anggota (MUA) P3SRS Gading Resort akhirnya tiba dengan nuansa yang penuh harapan – meskipun hanya 20,741 persen NPP yang hadir (kurang dari kuorum […]

You May Like