Majalahgaharu Tapanuli Harti Hartidjah aktivis dan pemerhati anak dan perempuan selalu hadir di mana ada masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang terkena bencana. Demikian pula ketika Sumatera di landa banjir bandang yang mengakibatkan ribuan rumah rusak parah dan hilang, harta benda musnah serta ada pula anggota keluarga hilang dan meninggal.
Harti hartidjah Sekertaris Logistik Dewan pimpinan pusat Partai Demokrat kembali terketuk hatinya untuk berbagi dan turut merasakan penderitaan warga khususnya di Tapanuli dan Aceh Tamiang.
“Saya bersama teman teman anggota dewan DPRI Dina Lorenza mantan presenter televisi dan Nurwayah juga anggota DPR RI Dapil DKI 3 , turun membantu warga yang terkena dampak bencana di beberapa lokasi tersebut”, kata Harti yang juga dewan pengawas Perkumpulan Marga Yap Indonesia Bersatu ini.

Harti bersama anggota dewan dan juga pengurus Perkumpulan Marga Yap Indonesia Bersatu(PMYIB) membawa bantuan berupa sembako, pakaian, obat-obatan, dan kebutuhan lainnya, bantuan tersebut juga diterima langsung oleh Bupati Tapanuli Utara Dr Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat disaksikan Anggota DPRD Tapanuli utara Terri Gentar dan Sekretaris BPBD Tapanuli utara
Setelah memberikan bantuan kepada warga terdampak bencana di Tapanuli Utara kemudian melanjutkan pembagian bantuan disalurkan langsung ke mereka yang terdampak bencana di Aceh Tamiang, diantaranya daerah Rantau, Kecamatan Karang Baru dan sekitar kawasan Aceh Tamiang dan sekitarnya
Ada yang menarik sosok dari Harti Hartidjah ini, kata seorang ibu sebut sana namanya Nana warga Medan mengatakan banyak politik baik yang menang apalagi yang kalah saat terjadi bencana banyak yang seketika menghilang baru datang kembali saat pemilu, tapi Nana melihat tidak dengan Bu Harti sekalipun tidak menang dalam pemilihan legslatif maupun eksekutif tetapi selalu hadir di tempat warga yang membutuhkan terutama saat bencana.
Menanggapi kata ibu Nana, Harti tegas bahwa apa yang dilakukannya membantu warga yang terkena bencana itu sudah panggilannya sebagai sesama manusia apalagi seorang perempuan dan ibu.
“Saya bisa membayangkan bagaimana perasaan seorang ibu ketika keluarganya terkena bencana, apalagi kalau ada yang kehilangan salah satu keluarga, pasti terguncang dan sedih. Kondisi inilah yang mendasari saya untuk peduli dan membantu yang kita bisa lakukan”, ujar ibu yang murah senyum ini.
Harti Hartidjah sudah beberapa hari di lokasi bencana dan menyaksikan langsung betapa besar dampak kerusakan yang diakibatkan banjir bandang tersebut. Dampak dari bencana banjir tersebut meninggalkan duka dan trauma bagi warga masyarakat pasca bencana.
Untuk itu Harti berharap agar ada perhatian dari berbagai pihak untuk meringankan duka mereka, dan di tahun baru mereka kembali pulih menghadapi kehidupan pasca bencana tersebut.
Reporter : YM

