Wisuda Ke IX STT REM Menjadi Pribadi Yang Cinta Yesus dan Memiliki Komitmen Melayani

Ayo Bagikan:

JAKARTA MAJALAHGAHARU.COM — Bertempat di gereja Rahmat Emanuel Ministry 25 dari berbagai strata dan jurusan baik S-1, S-2 maupun S.PAK STT REM mewisuda para mahasiswanya mulai pagi hingga siang Sabtu, 5/11/16. Wajah-wajah ceria nampak jelas tergambar dari ke 25 wisudawan yang berhasil menyelesaikan tugas studynya. Dalam upacara wisuda hadir Plt Dirjend Bimas Kristen yang sekaligus memberikan kata sambutan yang mengatakan bahwa peran pemimpin itu sangat vital. Bagaimanapun seorang pendeta atau guru setiap kata-katanya selalu menjadi panutan, ungkap Abdurrahman Mas’ud. Makanya guru atau pimpinan umat harus selalu hati-hati, Mas’ud sambil menceritakan bagaimana seorang guru yang berasal dari Jawa lalu bertugas ke Papua. Karena sangking percayanya kepada guru sehingga apapun yang dikatakan ditirukannya.  

Sementara ketua STT REM  Dr. Ariasa H Supit, M.S yang didampingi Wakil Ketua I: Dr. Antonius Natan, M.Th. ketika ditemui seusai upacara wisuda menuturkan bahwa sebagai pimpinan berharap kepada setiap wisudawan dan wisudawati menjadi pribadi-pribadi yang cinta Yesus. Dengan demikian mereka akan mencitai satu kesatuan baik dalam rumah tangga, warga masyarakat bangsa dan negara,

Ariasa lebih lanjut mengatakan bahwa mereka harus lebih berhikmat dan memiliki visi  kedepan berkomitmen dan rela untuk melayani umat dengan sungguh. Sementara mahasiswa STT REM sendiri mahasiswa berasal dari lintas denominasi atau ekumikal jadi bukan saja jemat REM. Kenapa dalam pengajaran sendiri tidak menekankan doktrin gereja tertentu. ” Dari Jemar REM sendiri justru sedikit,” sambung Antonius Natan yang juga aktivis lintas agama ini.

DOSEN SERTA PENGUJI STT REM
DOSEN SERTA PENGUJI STT REM

Dalam rangka meningkatkan kualitas mutu pendidikan, Pimpinan dan seluruh jajaran pengurus terus berbenah diri agar memenuhi mutu atau standart Dikti. Dan itu sudah dibuktikannya dengan menhadirkan Prof Pancajati yang keahliaanya dibidang pendidikan tak diragukan lagi. Disisi lain juga para dosen terus ditingkatkan kompentensinya sehingga banyak melibatkan doktor di dalam STT REM sendiri.  Agar STT sebagai wadah pendidikan terus meningkatkan mutu maka kerjasama lintas STT sangat dibutuhkan seperti kehadiran Sr. Saor Hasugian yang merupakan ketua STT GLOW dan juga mantan Dirjend Bimas Kristen tersebut. Yus

Facebook Comments
Ayo Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *