GMKI Serang Melakukan Aksi Sosial Dalam Rangka Refleksi Natal 

Ayo Bagikan:

SERANG, MAJALAHGAHARU.COM – Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Serang melakukan aksi sosial berupa pembagian nasi bungkus kepada kaum yang kurang mampu sebagai refleksi natal pada Rabu, 21 Desember 2022. Aksi ini digagas oleh Bidang Aksi dan Pelayanan.

Lewat aksi ini juga dianalogikan bahwa Natal sebagai peringatan Kelahiran Yesus adalah representasi dari orang miskin dan kaum papa yang dapat dilihat dari kelas sosial keluarga Yesus. Yesus lahir di kandang domba yang pada zamannya bisa dikatakan sangat jauh dari kata layak untuk seseorang melahirkan.

“Dengan adanya refleksi natal yang kita adakan dan semoga menjadi harapan bagi orang yang tertindas. Hal ini membuat sebuah moment untuk melahirkan sebuah cinta kasih untuk orang yang tertindas, seperti Yesus Kristus mengasihi kepada kita.” ujar Yessi Feronica selaku Sekretaris Fungsional Gereja dan Masyarakat.

Seperti yang pernah dikatakan oleh Soekarno bahwa Tuhan selalu berada di setiap gubuk-gubuk orang miskin, kaum papa, dan kaum tertindas. Oleh karena itu setiap  pemikiran dan perbuatan kita harus berpihak kepada orang yang tertindas karena secara tidak langsung kita telah memuliakan nama Tuhan sebagai representasi dari Tuhan di dunia.

“Kemiskinan bukanlah sebuah takdir melainkan kegagalan dari sebuah sistem untuk mensejahterakan rakyat. Namun kenyataannnya, rakyat semakin melarat, korupsi yang semakin masif, anak – anak yang kelaparan, dan berbagai bentuk penindasan lainnya. Ini merupakan bentuk kritik dari GMKI Serang kepada Negara karena belum bisa mensejahterakan rakyatnya secara merata” ujar Paulina Tamara Nainggolan selaku Ketua Cabang GMKI Serang.

Perjuangan kita bukan hanya dengan berdoa dan taat beribadah apalagi saling hajar-menghajar dengan penganut agama lain, melainkan dengan melawan sistem dunia yang semakin menindas manusia. Pembebasan kepada orang miskin dan kaum papa bukan hanya sekedar memberikan makanan kepada mereka tetapi sebuah perjuangan untuk menghancurkan suatu sistem yang telah menciptakan kaum tersebut.

Facebook Comments Box
Ayo Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Wamendes PPDT dan Dua Legislator RI Beri Pembekalan di RAKERNAS VI PEWARNA Indonesia

Thu Dec 22 , 2022
Majalahgaharu Yogyakarta Eksistensi organisasi tak hanya dapat diukur melaui kegiatan yang dilakukannya. Namun bisa pula dinilai melalui bagaimana kehadirannya memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat luas mau pun kepentingan umum. Tantangan ini yang kemudian coba ditunjukkan oleh Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (PEWARNA Indonesia). Jelang 10 tahun usia kehadirannya dalam mewarnai […]

You May Like