Echa Soemantri Ajak Anak Muda Bertumbuh Dalam Komunitas Kristen

Ayo Bagikan:

Majalahgaharu Depok Sikel Gracimana Ginting, ketua Rumah Rohani di Depok, menjelaskan : “Ibadah dilakukan satu bulan 2 kali di minggu 1 dan ke 4, bertempat di rumah doa Salomo atau beberapa gereja yang bersedia. Sekarang beranggotakan lebih dari 40 an anak pelajar SMA dan mahasiswa Perguruan Tinggi.

Rumah Rohani, baru berusia 2 tahun. Tujuan membangun Rumah Rohani pelajar dan mahasiswa, alasan membentuk komunitas rumah rohani supaya mereka tidak jatuh dalam ‘hobi’ yang negatif. Lebih baik berkarya buat Tuhan, beribadah, berdoa, berdiskusi, berkesenian, bermusik, dan memuji Tuhan”

Sikel menjelaskan saat ditanya, apa ada kendala mengelola Rumah Rohani, “Kendala sudah pasti ada, tetapi ada solusinya dan bisa teratasi”

Sabtu sore, 07 Februari jam 17.00 bertempat di Gedung Gereja GBI S56 Depok, yang di gembalakan oleh Pdt Yohanes Sigit Pawarto, S.Th. Rumah Rohani Depok menggelar felowship, yang dihadiri 70 an pelajar dan mahasiswa, sebagai pembicaranya, Echa Soemantri  adalah seorang musisi, penata musik, pencipta lagu asal Indonesia. Putra tunggal dari pasangan Willy Soemantri.

Jika berbicara tentang drummer muda terbaik di Indonesia dan sudah dikenal dikalangan para musisi, maka nama yang mungkin terbesit adalah Echa Soemantri. Karakternya yang sejak muda cool ! Namun juga energik saat bermain drum, menjadi ciri khas seorang Echa Soemantri.

Namanya juga dikenal sebagai pengiring musisi-musisi terkenal di Indonesia seperti Glenn Fredly, Rio Febrian, Tompi, Vidi Aldiano, Yovie & The Nuno, Ello, Base jam, Trisum, Erwin Gutawa Orchestra dan Oni & Friends dalam acara Idola Cilik. Tidak hanya berkarya di musik sekuler saja, Echa juga memiliki band rohani yang bernama YES!.

Abang Echa bercerita sejak kecil sudah mengenal dan terbiasa memainkan alat- alat musik. Selain bermusik dan berkotbah, sudah menikah dan punya bebi perempuan 3 bulan

Echa berseru : “Revival Depok, Tuhan tidak suka hidup penuh dengan drama, menjadi pelayan Tuhan jangan berpura – pura”

Echa yang sejak kecil membiasakan diri berdoa dan baca Alkitab. Sementara, disisi lain banyak anak muda yang kurang berada di hadirat Tuhan.

Firman Tuhan : “Allah, yang memanggil kamu kepada persekutuan dengan Anak-Nya Yesus Kristus, Tuhan kita, adalah setia, 1 Korintus 1:9.

“Komunitas apapun yang kita ikuti, bukan segalanya, tetapi hubungan kita dengan Tuhan Yesus adalah segalanya. Yang Tuhan inginkan dari kita adalah persekutuan kita dengan Tuhan Allah, ini yang Tuhan Yesus rindukan”, ujar Echa.

Mengapa Persekutuan dengan Tuhan Yesus penting? Tanya Echa kepada kaum muda: “Karena hanya Tuhan Yesus yang tidak terbatas, yang berkuasa, yang selalu ada dan tidak akan meninggalkan kita. Kita boleh berada di dalam komunitas apapun, tetapi jika mengalami masalah, jangan ada yang mundur dari Tuhan Yesus. Ingat dasar komunitas kita adalah kasih yang sempurna yang bisa mengasihi sesama”

Abang Echa, bertanya : Apa dasar komunitas Rumah Rohani ?
Firman Tuhan : “Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan, Dan biarlah kamu juga dipergunakan sebagai batu hidup untuk pembangunan suatu rumah rohani, bagi suatu imamat kudus, untuk mempersembahkan persembahan rohani yang karena Yesus Kristus berkenan kepada Allah, 1 Petrus 2 :2,5

Kata Echa: “Kita bukan bayi yang selalu butuh susu, tetapi kita harus haus akan Firman Tuhan. Mari kita Mempersembahkan persembahan yang berkenan dan yang menyenangkan hati Tuhan”.

Abang Echa, berkata : “Godly community , komunitas yang ilahi/takut akan Tuhan, artinya sebagai komunitas yang hidup bersama dalam kasih, memiliki tujuan yang sama untuk menyenangkan Tuhan, dan berakar pada ajaran alkitabiah. Jadikan Yesus sebagai pusat dan dasar dari segalanya, memiliki kerinduan akan firman Tuhan, memiliki tujuan, visi yang jelas, supaya bisa menjadi persembahan rohani”

Pesan pertama Echa : “Gak usah enakan sama siapapun, cari komunitas yang sehat, cari gereja yang sehat, pentingnya kita belajar Firman

Apapun matkul yang kita pelajari semuanya mungkin kurang terpakai, tetapi jika kita harus belajar teologi, belajar kebenaran firman Tuhan, maka kita bisa mengenal Tuhan Yesus lebih dari apapun”

Pesan kedua: “Ingatlah apa yang kita dilakukan di Rumah Rohani sekarang ini, akan berdampak bagi adik-adik kita kelak di kemudian hari. Bertumbuhlah di dalam Tuhan, sehingga generasi berikutnya akan lebih mengerti
Rumah Rohani itu adalah wadah untuk kita anak muda yang mau belajar malayani Tuhan”

Pdt Yohanes Sigit Pawarto – pagem GBI S56 Depok, menutup Ibadah Rumah Rohani dengan doa syafaat dan doa berkat.

Facebook Comments Box
Ayo Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Harti Hartidjah S.E., S.H., M.Th., MK.n Peristiwa Bunuh Diri Anak di NTT Menjadi Perhatian Bersama Agar Tak Terulang

Sun Feb 8 , 2026
Harti Hartidjah kaos pink (tengah) saat berbagi bantuan di Sumatera Utara Majalahgaharu Jakarta Seorang siswa kelas IV SD berinisial YBR (10) di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri. Di lokasi kejadian, aparat menemukan surat perpisahan yang ditujukan kepada ibunya. Surat tersebut ditulis […]

You May Like